Pembinaan KaKan Kemenag Banyumas: Guru Harus Menjadi Sosok Agung Dimata Siswa
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas_ Sabtu, (20/4) Ibnu Asaddudin Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyumas memberikan pembinaan kepada seluruh ASN/Non ASN MTsN 2 Banyumas. Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan setelah rapat dinas guru dan karyawan Bulan April yang diselenggarakan di ruang rapat MTsN 2 Banyumas.
Pada kegiatan rapat dinas dipimpin oleh Atik Restusari selaku Kepala MTsN 2 Banyumas. Atik menyampaikan sekaligus mengingatkan tentang kewajiban dan aturan ASN/Non ASN. Hal ini tentunya untuk menyamakan persepsi tentang tata tertib untuk guru dan karyawan di MTsN 2 Banyumas. Selain itu, Atik juga mengajak seluruh guru dan karyawan untuk meningkatkan value Madrasah di mata masyarakat agar bisa berhasil di kegiatan PPDB tahun ini.
Setelah kegiatan rapat dinas dilanjutkan dengan pembinaan dari Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin. Masih dalam rangka Halalbihalal, Kakan menyampaikan minal aidzin walfaidzin kepada seluruh ASN dan Non ASN MTsN 2 Banyumas. Pada kesempatan tersebut, Kakan juga memberikan motivasi dan pandangan serta arahan kepada seluruh ASN dan Non ASN MTsN 2 Banyumas dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai seorang pendidik dan kependidikan.
"Loyalitas sebagai ASN serta mendukung kebijakan madrasah merupakan kewajiban seorang ASN. Karena ASN disuatu madrasah harus selalu mendukung dan melaksanakan serta menghormati setiap kebijakan dan aturan yang sudah dibuat oleh madrasah" jelas Ibnu.
Lebih lanjut Ibnu Asadudin juga menyampaikan bahwa, "Seorang guru yang banyak berbicara/menjelaskan secara detail dan rinci adalah guru yang pintar, seorang guru yang sedikit berbicara dan banyak memberikan contoh itu guru yang bagus, tapi seorang guru yang bisa berbicara sekaligus mendengarkan kemauan/aspirasi murid dan bisa mendemonstrasikan serta menjadi teladan bagi murid-muridnya itu baru guru yang agung".
Tentunya kita sebagai seorang pendidik harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Guru juga harus terus belajar dan tidak boleh berfikiran kolot dengan selalu menjadikan murid sebagai objek saja. Tetapi seorang guru juga harus bisa menjadi tempat untuk selalu mengupgrade pengetahuan muridnya sekaligus menjadikannya role model dalam pandangan hidup murid#timweb#mtsn2bms
