Pembinaan Teknis 79 CPNS Kemenag Banyumas

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto – Bertempat di Aula Al Ikhlas Kantor Kemenag Banyumas, telah dilaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus pengambilan surat hasil tes kesehatan sebagai syarat utama pengusulan status dari CPNS menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh. Kegiatan ini diikuti oleh 79 CPNS yang berada di lingkungan Kantor Kemenag Banyumas. Kamis (12/03)

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Kantor Kemenag Banyumas serta Analis Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) untuk memberikan arahan teknis kepada para CPNS.

Kepala Kantor Kemenag (Kakan Kemenag) Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam mengenai integritas. Beliau menegaskan bahwa ketika seseorang memutuskan menjadi bagian dari PNS, maka penjagaan sikap (attitude) adalah hal yang mutlak.

Lebih lanjut, Kakan Kemenag memaparkan empat tipologi ASN yang perlu dipahami oleh para peserta:

  1. Medium Teacher: Hanya sebatas berbicara.

  2. Good Teacher: Mampu menjelaskan secara runtut.

  3. Excellent Teacher: Mampu mempraktikkan dengan baik.

  4. Great Teacher: Sosok "Guru Agung" yang sedikit bicara dan sedikit praktik, namun mampu melahirkan inspirasi-inspirasi baru bagi lingkungan kerjanya.

"Jadilah great teacher bagi institusi ini. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin," tegas Ibnu memotivasi para CPNS.

Senada dengan Kakan Kemenag, Kasubag TU Kemenag Banyumas, Edi Sungkowo, menekankan bahwa transformasi status menjadi PNS harus dibarengi dengan peningkatan kualitas diri demi kemajuan bangsa.

Sementara itu, Gara Zakat dan Wakaf, Saridin, mengingatkan para CPNS untuk tidak melupakan nilai-nilai spiritual dalam bekerja. "Jangan pernah takut untuk bersedekah atau berinfak. Insyaallah, apa yang kita berikan akan kembali dengan keberkahan yang lebih besar," pesan Saridin di hadapan para peserta.

Acara dilanjutkan dengan pembagian hasil tes kesehatan secara kolektif. Tim Analis SDMA juga memberikan pemaparan teknis mengenai dokumen-dokumen persyaratan yang harus dipenuhi dalam proses pengusulan menjadi PNS. Ketelitian administrasi menjadi poin krusial agar proses transisi status kepegawaian berjalan lancar tanpa kendala.

Kegiatan diakhiri dengan sesi koordinasi intensif antara peserta dan tim kepegawaian. Diharapkan, ke-79 CPNS mampu mengimplementasikan nilai-nilai inspiratif dalam melayani masyarakat Banyumas.