HUT RI #81

Penghulu Muda KUA Somagede Kawal Implementasi Aplikasi EWS Si-Rukun di Banyumas

Oleh KUA Somagede
SHARE

Banyumas – Penghulu Muda KUA Somagede, Rizki Nurrohman, menghadiri kegiatan Asistensi Pelaksanaan Penggunaan Aplikasi Early Warning System (EWS) Si-Rukun tingkat Kabupaten Banyumas. Langkah ini menjadi bentuk komitmen KUA Somagede dalam memperkuat deteksi dini potensi konflik keagamaan dan menjaga kerukunan umat di wilayah Banyumas. Selasa (01/09)

Sebelum agenda utama dimulai, kegiatan diawali dengan sesi pra-acara yang membahas informasi layanan kemasyarakatan dan kesejahteraan, mulai dari program kepemilikan emas hingga fasilitas perumahan bagi para pegawai.

Rangkaian acara resmi dibuka dengan khidmat. Salah satu momen penting dalam pembukaan tersebut adalah penandatanganan kontrak kerja Penyelenggara/Guru Agama Konghucu Non-PNS bersama Kementerian Agama, yang dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Kitab Suci Agama Konghucu.

Memasuki materi inti, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah menegaskan harapan besar terkait pembentukan grup koordinasi EWS Si-Rukun di tingkat Karesidenan Banyumas. Kegiatan asistensi ini digelar secara intensif untuk mendorong tingkat partisipasi dan persentase penginputan data hingga mencapai 100%, sekaligus memberikan panduan teknis penggunaan sistem.

Pengoperasian aplikasi EWS Si-Rukun sendiri berlandaskan pada Keputusan Direktur Jenderal (Kepdirjen) No. 183 serta Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 332 Tahun 2023. Sistem ini membagi peran pengguna ke dalam tiga tingkatan utama:

  • Inputer: Bertugas menginput laporan atau data di lapangan (diemban oleh Penyuluh dan Penghulu).

  • Verifikator: Bertugas memverifikasi kelayakan data (diemban oleh Kasubag TU).

  • Viewer: Bertugas memantau perkembangan serta merumuskan solusi atas potensi konflik (diemban oleh para Kasi, Gara, hingga Kepala Kantor Kemenag).

Melalui keikutsertaan Rizki Nurrohman dalam asistensi ini, KUA Somagede siap mengoptimalkan peran inputer agar pelaporan potensi kerukunan di tingkat kecamatan dapat tersaji secara cepat, akurat, dan merata. (Rizki/Nur)