Pengurus Bamagnas Kabupaten Banyumas Resmi Dilantik
Oleh yudza1
Purwokerto (Humas) - Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kabupaten Nasional periode 2024/2029 resmi dilantik. Pelantikan yang diselenggarakan di Pendopo si panji ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Ibnu Asaddudin, Penyelenggara Kristen Slamet Santoso, Bakesbangpol Kabupaten Banyumas, DPW Bamagnas Provinsi Jawa Tengah Pendeta Djoko Saputro, dan pemberi firman Tuhan Pendeta Esron, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu. Rabu, (19/6).
Pada pelantikan Bamagnas kabupaten Banyumas ini terpilih sebagai Ketua Umum Pendeta Maria Puspitasari, Ketua 1 Pendeta Petrus Herry Prasetya, Ketua 2 Pendeta Antipas Rudianto, Sekretaris Umum Pendeta Simson Wiwi, dan Bendahara 1 Pendeta Edwin Wirawan.
Pendeta Djoko Sukono selaku DPW Bamagnas Provinsi Jawa Tengah mengatakan, "Pastikan Bamagnas hadir di Kabupaten Banyumas yang pertama akan menjadi berkat. berkat yang paling dekat pada hari ini adlaah pemilihan kepala daerah baik di tingkat I maupun tingkat II supaya Bamagnas Kabupaten Banyumas ikut memberikan rasa semangat kepada jemaat seluruh umat Kristen supaya boleh ikut ambil bagian dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Banyumas maupun Provinsi Jawa Tengah," tutur Pendeta Djoko.
"Bamagnas hadir di Kabupaten Banyumas, saya harapkan menjadi pemersatu bagi gereja-gereja di Kabupaten Banyumas, pemersatu diantara lintas agama, dan pemersatu antara pemerintah dan gereja. Sehingga dengan demikian pastikan kehadiran Bamagnas mampu bekerjasama dengan berbagai stakeholder. Kita harus berdampak yang baik untuk masyarakat. Dampak yang baik berawal dari pengurus dan gereja bersama-sama sinergi. Dan yang paling penting, jangan lupa dorongan darin keluarga dalam pelayanan ini adalah keluarga," imbuhnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Ibnu Asaddudin menyampaikan, "Kalau dalam agama Islam, kita memiliki tugas untuk menshalehkan umat. Begitu pula dengan umat Kristen. Menjadikan umat kristen yang betul-betul taat pada ajaran agamanya. Bamagnas Kabupaten Banyumas tentu menjadi penyegar semangat baru dalam membangun umat ditengah perbedaan. Dibawah kepemimpinan Pendeta Maria yang sudah malang melintang aktif diberbagai organisasi seperti FKUB Kabupaten Banyumas, pastinya akan memberikan dampak positif bagi umat."
"Bamagnas Kabupaten Banyumas harus digjaya. Tidak lekang oleh panas, tidak lapuk oleh hujan. Maka ketika Bamagnas Banyumas di puji tidak perlu bertinggi hati, dan ketika dihina tidak perlu sakit hati. Terus melangkah menacapkan kuku-kuku singa. Siap dipanggil kapan saja, harus bisa apa saja. Boleh bisa apa saja tanpa meninggalkan jati diri sebagai umat Kristiani. Kami berpesan, sehebat apapun organisasi kalau tidak bersinergi dengan stakeholder yang lain, maka organisasi tersebut tidak akan sukses," pungkas Ibnu dalam sambutan dan pembinaannya. (jul)
