Pentingnya Nguri-uri Silaturahim dalam Penyuluhan Keagamaan
Banyumas - Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, Muhammad Asyhadi, menyampaikan materi penyuluhan keagamaan dengan tema pentingnya nguri-uri budaya silaturahim kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Kamis (26/03)
Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan pada momentum pengajian masyarakat dan diikuti oleh jamaah dengan penuh antusias. Dalam penyampaiannya, Muhammad Asyhadi mengangkat pesan dan nasihat dari sesepuh Banyumas, Ahmad Shobri, yang menekankan pentingnya menjaga tradisi silaturahim sebagai bagian dari ajaran Islam dan kearifan lokal.
Ia menjelaskan bahwa nguri-uri atau melestarikan budaya silaturahim tidak hanya mempererat hubungan antar sesama, tetapi juga menjadi sarana menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.
“Sebagaimana dawuh para ulama, termasuk Ahmad Shobri, silaturahim adalah kunci keberkahan hidup, memperpanjang umur, serta memperluas rezeki,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Dalam penyuluhan tersebut, Muhammad Asyhadi juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi saling mengunjungi, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan rasa peduli antar sesama, khususnya dalam momentum bulan Ramadhan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual masyarakat. Diharapkan melalui penyuluhan ini, budaya silaturahim tetap terjaga dan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.{ma}
