Penyuluh Agama Islam Kedungbanteng terpilih mengikuti SPARK di Solo

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto - Dalam upaya meningkatkan kapasitas penyuluh agama dalam menangani konflik di masyarakat, Lubab Habiburrohman, S.H., M.H. Penyuluh Agama Islam Fungsional Kankemenag Kabupaten Banyumas terpilih mengikuti SPARK (Sekolah Penyuluh dan Penghulu Aktor Resolusi Konflik) di Hotel Grand Mercure Solo 24 - 28 Juni 2024, Senin (24/6).

Sebelum terpilih mengikuti kegiatan ini ada beberapa rangkaian tes yang harus diikuti mulai dari membuat tulisan sebanyak 700 s.d. 1000 kata tentang kondisi kehidupan beragama & relasi antar kelompok/paham keagamaan, dilengkapi dengan data kelompok/ paham keagamaan yang ada di kecamatannya masing-masing dan telah mengikuti MOOC Deteksi Dini yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Kementerian Agama, setelah melalui seleksi terpilihlah 50 0rang yg lulus seleksi zona B. Zona B tersebut mewakili 5 Provinsi yaitu Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY.

Secara umum, resolusi konflik bisa diartikan sebagai suatu pendekatan penyelesaian konflik dengan berupaya memecahkan masalah secara konstruktif.

Untuk itu, Ditjen Bimas Islam mengemas program ini dalam bentuk Sekolah Penyuluh dan Penghulu Aktor Resolusi Konflik atau SPARK.

Lubab Habiburrohman merasa cukup bangga dan bersemangat mengikuti pelaihan ini, “ini menjadi kesempatan yang berharga bagi saya untuk dapat megembangkan kemampuan khususnya mediasi dan resolusi konflik, saya harap ilmu yang saya dapatkan nanti bisa diaplikasikan di masyarakat sebagai upaya menciptakan lingkungan bermasyarakat yang harmonis” ujarnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Dr. H. Ibnu Asaddudin, menyatakan bahwa terpilihnya Lubab Habiburrohman merupakan kebanggaan tersendiri, “Kami sangat mendukung dan berharap agar Bapak Lubab dapat menyerap ilmu dengan baik dan menjadi contoh bagi penyuluh agama lainnya. Semoga ini menjadi awal dari peningkatan kualitas pelayanan keagamaan dan resolusi konflik di masyarakat kita,” katanya.(elbab/yud).