Penyuluh Ajak Jamaah Maknai Nuzulul Quran
Oleh KUA Purwokerto Barat
Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Iswanto, pada hari ini menyampaikan Khutbah Jum'at bertema "Ramadhan Melatih Sabar, Memperkuat Syukur", kepada jama'ah Shalat Jum'at di Masjid Miftahussalam Rejasari, Purwokerto Barat. (27/02/26).
Melalui khutbah tersebut, Iswanto selaku Khotib mengajak kepada segenap jama'ah untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, yakni dengan menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan bukan hanya soal ibadah ritual, tetapi juga ketaatan dalam menerima, memahami, dan mengamalkan wahyu Allah yang termaktub dalam Al-Qur’an. Terlebih pada momentum bulan Ramadhan yang mulia ini, kita diingatkan pada peristiwa agung Nuzulul Qur’an yakni, turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup kita.
“Wahyu pertama yang turun bukanlah perintah shalat, bukan pula perintah zakat, tetapi perintah untuk membaca atau Iqra’. Ini menunjukkan bahwa jalan menuju takwa dimulai dari membaca, memahami, dan merenungkan ayat-ayat Allah”, ungkapnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa Nuzulul Qur’an adalah peristiwa turunnya wahyu Allah yang pertama kepada Nabi Muhammad SAW ketika beliau sedang menyendiri di Gua Hira pada tanggal 17 Ramadhan. Saat itu, datanglah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu pertama, yakni lima ayat dari Surat Al-‘Alaq.
Jama'ah menyimak dengan khidmat penuh antusias, dan diakhir khutbahnya Khotib mengingatkan untuk kembali kepada iqra, membaca, memahami, mengamalkan, dan membangun peradaban. Karena dari satu kata itulah lahir optimisme dalam melanjutkan peradaban mulia. (is)
