Penyuluh Gelar Sambangan ke Kediaman Ketua MUI Kecamatan

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi keagamaan, jajaran Penyuluh Agama Fungsional KUA Wangon menggelar kegiatan sambangan. Kunjungan yang penuh kehangatan ini ditujukan langsung ke kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Wangon. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah antara umara (pemerintah) dan ulama dalam mengawal kehidupan beragama di tengah masyarakat. Rabu (17/06)

Suasana kekeluargaan begitu terasa sepanjang pertemuan berlangsung. Kegiatan sambangan atau sowan ini bukan sekadar formalitas kedinasan, melainkan sebuah tradisi yang terus dirawat oleh para penyuluh untuk menghormati tokoh ulama sepuh di wilayah Wangon. Melalui ruang dialog yang santai namun sarat makna ini, kedua belah pihak saling bertukar pikiran mengenai perkembangan isu-isu keagamaan terkini yang berkembang di tingkat desa hingga kecamatan.

Sinergitas antara Penyuluh KUA dan MUI dinilai sangat krusial dalam menjaga kondusivitas umat. Sebagai ujung tombak Kementerian Agama, penyuluh membutuhkan bimbingan serta fatwa dari MUI agar pesan-pesan dakwah yang disampaikan kepada masyarakat tetap sejuk, mencerahkan, dan tidak memicu perpecahan. Kolaborasi ini diharapkan dapat membentengi masyarakat dari berbagai pemahaman radikal maupun potensi konflik sosial keagamaan.

Selain membahas penguatan ukhuwah islamiyah, pertemuan tersebut juga menyentuh program-program kerja sama strategis ke depan. KUA dan MUI Wangon berkomitmen untuk terus mengawal program bimbingan keagamaan, mulai dari penguatan majelis taklim, sosialisasi sertifikasi halal untuk UMKM, hingga pendampingan pranikah bagi calon pengantin. Langkah bersama ini diambil demi mewujudkan masyarakat Wangon yang tidak hanya religius, tetapi juga harmonis dan sejahtera.

Kunjungan ini disambut dengan tangan terbuka dan penuh rasa syukur oleh pihak MUI Kecamatan Wangon yang berharap kegiatan serupa bisa terus diistiqamahkan. "Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran para Penyuluh KUA Wangon. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkokoh ukhuwah dan menyamakan persepsi dalam membina umat. Ulama dan penyuluh harus jalan beriringan, menjadi benteng moral sekaligus peneduh bagi masyarakat di tengah dinamisnya tantangan zaman saat ini," ungkap K.H. Muhtaron Baedlowi, Ketua MUI Kecamatan Wangon. (jhr)