Penyuluh Gumelar Ajak Jamaah RW 10 Cihonje Jemput Kebaikan Ilahi
Oleh HUMAS
Banyumas – KUA Gumelar terus berupaya meningkatkan kualitas spiritual dan kesejahteraan batin masyarakat melalui safari dakwah di tingkat rukun warga. Terbaru, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Kambali, melaksanakan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim (MT) Sifaul Qulub, RW 10 Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Rabu (11/03)
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengangkat tema sentral: "Mewujudkan Hidup yang Barokah". Di hadapan jamaah yang memadati lokasi, Kambali memberikan pencerahan mendalam mengenai makna hakiki dari sebuah keberkahan dalam kehidupan seorang mukmin.
Dalam tausiyahnya, Kambali menekankan bahwa persepsi masyarakat mengenai berkah seringkali hanya dikaitkan dengan melimpahnya harta. Namun, ia meluruskan bahwa keberkahan sejati adalah tetapnya kebaikan ilahi (Ziyadatul Khair) dalam setiap aspek kehidupan.
"Keberkahan bukan soal seberapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa besar manfaat dan ketenangan yang dihasilkan. Umur yang berkah adalah yang digunakan untuk ketaatan, dan rezeki yang berkah adalah yang mendatangkan ketentraman jiwa," ujar Kambali.
Penyuluhan ini merinci beberapa langkah praktis bagi jamaah untuk menghadirkan keberkahan di lingkungan keluarga dan masyarakat:
-
Ketaatan Beribadah: Menjadikan perintah Allah SWT sebagai prioritas utama dalam keseharian.
-
Kekuatan Silaturahmi: Menjaga kerukunan dan hubungan baik antarwarga sebagai pembuka pintu rezeki dan umur panjang.
-
Budaya Sedekah: Membiasakan berbagi kepada sesama, bahkan dalam keadaan sempit sekalipun, sebagai bentuk syukur.
Selain aspek individu, penyuluhan ini juga menyoroti pentingnya menghadirkan suasana religius di dalam rumah tangga. Keharmonisan keluarga diyakini akan lebih terjaga apabila nilai-nilai agama menjadi fondasi utama dalam berinteraksi antara anggota keluarga.
Acara yang berlangsung interaktif ini ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan warga Desa Cihonje, khususnya lingkungan RW 10. Melalui sinergi rutin antara penyuluh agama dan majelis taklim, KUA Gumelar berharap dapat mewujudkan masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga rukun dan sejahtera.
