Penyuluh Gumelar Kupas Tuntas Fikih Puasa di MT Baitul Mukminin
Oleh HUMAS
Banyumas – Menjelang datangnya bulan suci, antusiasme warga Grumbul Pelumbungan, Desa Gumelar, tampak luar biasa. Bertempat di Majelis Ta’lim Baitul Mukminin, puluhan jamaah berkumpul bukan sekadar untuk bersilaturahmi, melainkan untuk memperdalam bekal spiritual dalam acara penyuluhan agama yang digelar oleh KUA Gumelar. Jumat (20/02)
?Hadir sebagai narasumber utama, Warto Amirudin, Penyuluh Agama KUA Gumelar, membawakan materi krusial yang menjadi fondasi ibadah setiap Muslim: Syarat dan Rukun Puasa. ?Dalam paparannya yang komunikatif, Warto Amirudin menekankan bahwa puasa bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
?"Banyak yang berpuasa tapi hanya dapat lapar dan haus. Mengapa? Karena syarat dan rukunnya belum terpenuhi dengan sempurna. Kita ingin puasa warga Pelumbungan tahun ini berkualitas tinggi di mata Allah," ujar Warto di hadapan jamaah yang menyimak dengan khidmat.
?Untuk memudahkan jamaah, materi disampaikan secara ringkas namun mendalam:
?Syarat Sah & Wajib: Memastikan siapa saja yang wajib berpuasa dan apa yang membuat puasa tersebut diakui secara syariat.
?Rukun Puasa: Fokus pada dua hal utama, yakni Niat yang tulus dan Imsak (menahan diri dari segala hal yang membatalkan).
?Tips Beribadah: Warto juga menyelipkan pesan agar jamaah menjaga lisan dan hati, agar pahala puasa tidak "bocor" karena urusan duniawi.
?Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin KUA Gumelar untuk menjemput bola, hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan edukasi agama merata hingga ke pelosok desa. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang hidup, mulai dari masalah kesehatan saat puasa hingga problematika fikih sehari-hari.
?Dengan bekal ilmu yang baru saja didapat, jamaah Majelis Ta'lim Baitul Mukminin kini merasa lebih siap dan "mantap" menyambut bulan penuh berkah dengan kualitas ibadah yang lebih baik.
