Penyuluh Ikuti Seleksi Pendamping Mustahik Usaha Produktif BAZNAS Jateng Tahap 1 2026
Oleh KUA Purwokerto Barat
Banyumas – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat, Khanifudin, bersama para Penyuluh Agama Islam se-Eks Karesidenan Banyumas mengikuti Seleksi Pendamping Mustahik Usaha Produktif BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Tahap 1 Tahun 2026. Kegiatan seleksi tersebut berlangsung di Hotel Braling Purbalingga. Kamis (16/07)
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 43 Penyuluh Agama Islam dari Kabupaten Banyumas turut ambil bagian dalam proses seleksi. Mereka mengikuti rangkaian tahapan seleksi sebagai bagian dari upaya menjaring pendamping yang kompeten dalam mendampingi program pemberdayaan ekonomi mustahik.
Program Pendamping Mustahik Usaha Produktif merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pendampingan usaha secara berkelanjutan. Melalui pendamping yang memiliki kompetensi dan kepedulian sosial, para mustahik diharapkan mampu mengembangkan usaha produktif serta meningkatkan kemandirian ekonomi. BAZNAS Jawa Tengah selama ini juga menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha dan pendampingan bagi mustahik produktif.
Khanifudin menyampaikan bahwa keikutsertaan para Penyuluh Agama Islam dalam seleksi tersebut menjadi bentuk komitmen untuk turut berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat, khususnya melalui peran pendampingan terhadap para penerima manfaat zakat produktif.
"Peran penyuluh tidak hanya sebatas memberikan pembinaan keagamaan, tetapi juga hadir dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan umat," ungkapnya.
Dengan adanya proses seleksi ini, diharapkan terpilih para pendamping yang mampu menjadi penghubung antara program BAZNAS dengan para mustahik, sekaligus membantu memastikan program usaha produktif berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Kegiatan seleksi di Hotel Braling Purbalingga ini menjadi bagian dari sinergi antara BAZNAS dan para Penyuluh Agama Islam dalam mewujudkan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat yang produktif. (is)
