HUT RI #81

Penyuluh Kaji Kitab Mabadiul Fiqhiyyah, Bahas Perkara yang Batalkan Wudhu di MT Gondangrejo Kalijaha

KUA Sokaraja
KUA Sokaraja
08 Okt 2026
13x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 09-10-2026 15:47
SHARE

Sokaraja - Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Gondangrejo, Kalijaha, dengan mengkaji kitab Mabadiul Fiqhiyyah. Materi yang dibahas kali ini adalah tentang perkara-perkara yang membatalkan wudhu. Kamis (08/10)

Dalam kajian tersebut, jamaah diajak memahami pentingnya menjaga kesucian sebagai salah satu bagian penting dalam pelaksanaan ibadah, khususnya sebelum melaksanakan shalat. Pembahasan disampaikan secara sederhana dengan metode tanya jawab sehingga jamaah dapat lebih mudah memahami dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Mengacu pada pembahasan Mabadiul Fiqhiyyah, terdapat lima perkara yang membatalkan wudhu, yaitu: keluarnya sesuatu dari salah satu dua jalan (qubul dan dubur), hilangnya akal, tidur, menyentuh perempuan ajnabiyah, serta menyentuh qubul atau dubur dengan bagian dalam telapak tangan.

Penyuluh juga memberikan penjelasan mengenai beberapa persoalan yang sering muncul di tengah masyarakat, sehingga jamaah tidak hanya mengetahui hukumnya, tetapi juga memahami penerapannya secara tepat.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman jamaah MT Gondangrejo Kalijaha mengenai fikih dasar, khususnya masalah thaharah. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan semakin berhati-hati dalam menjaga wudhu dan semakin mantap dalam melaksanakan ibadah sehari-hari.

Kajian kitab Mabadiul Fiqhiyyah juga menjadi sarana bagi Penyuluh Agama Islam untuk terus mendekatkan kajian fikih kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga ilmu agama tidak berhenti pada teori, tetapi dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari