Penyuluh KUA Gumelar Bedah Kitab Nashoihul Ibad di MT Hijrotunnisa
Oleh HUMAS
Banyumas – Dalam upaya memperkuat spiritualitas masyarakat di tingkat akar rumput, Kambali, Penyuluh Agama Islam dari KUA Gumelar, melaksanakan kegiatan penyuluhan rutin di Majelis Taklim (MT) Hijrotunnisa, RW 08 Desa Cihonje. Kegiatan ini menjadi langkah positif dalam memastikan pemahaman keagamaan warga tetap terbimbing oleh penyuluh resmi Kementerian Agama. Selasa (03/03)
Dalam kajian kali ini, Kambali membedah literatur klasik karya Syekh Nawawi al-Bantani, yakni Kitab Nashoihul 'Ibad, khususnya pada pembahasan Bab Iman. Kitab ini dipilih karena kekayaan pesan moral dan kedalaman tuntunan akidahnya.
Pembahasan Bab Iman dalam kitab tersebut menekankan bahwa iman bukan sekadar ucapan lisan, melainkan keyakinan yang menghujam kuat di dalam hati dan dibuktikan melalui amal perbuatan nyata. Beberapa poin utama yang disampaikan kepada jamaah meliputi:
-
Hakikat Iman yang Hidup: Iman harus menjadi penggerak dalam setiap tindakan sehari-hari.
-
Dua Cabang Utama: Iman memiliki dua sisi fundamental, yaitu sifat sabar saat menerima cobaan dan rasa syukur saat menerima nikmat.
-
Manisnya Iman: Seseorang akan merasakan manisnya iman jika mencintai Allah dan Rasul-Nya di atas sgalanya, serta mencintai sesama semata-mata karena Allah.
Penyuluhan ini memberikan panduan praktis bagi ibu-ibu jamaah MT Hijrotunnisa dalam menghadapi dinamika kehidupan. Iman yang kuat diharapkan tercermin dari cara berinteraksi dengan keluarga serta tetangga (menjaga lisan dan hati), serta menjadi bahan bakar agar ibadah rutin tidak sekadar menjadi formalitas.
Selain itu, kajian ini bertujuan membangun ketangguhan mental jamaah agar tidak mudah putus asa saat menghadapi kesulitan ekonomi maupun sosial.
"Iman itu bagaikan pohon; akarnya adalah keyakinan, batangnya adalah ketaatan, dan buahnya adalah akhlak mulia," ujar Bapak Kambali dalam sela-sela materinya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu agama, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga di lingkungan RW 08 Desa Cihonje.
