Penyuluh KUA Ikuti Penanaman Pohon Beringin Putih di Sendang Kuning Wangi Pekodokan Pereng
Wangon – Penyuluh Agama Islam turut mengikuti rangkaian kegiatan penanaman pohon beringin putih di kawasan Sendang Kuning Wangi, Pekodokan Pereng. Keikutsertaan penyuluh dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap alam. Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Jum'at (16/10)
Rangkaian kegiatan penanaman pohon berlangsung sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Pohon beringin putih yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan di kawasan Sendang Kuning Wangi. Selain memperindah kawasan, penanaman pohon juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam dan merawat lingkungan agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Joharulloh, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kegiatan lingkungan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. “Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui penanaman pohon beringin putih ini, kita berharap dapat memberikan manfaat bagi alam sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk merawat dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ungkap Joharulloh.
Para Penyuluh Agama Islam juga memandang kegiatan tersebut sebagai sarana untuk menguatkan pesan keagamaan tentang pentingnya menjaga alam dan tidak melakukan kerusakan di bumi. Nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat ditanamkan melalui keteladanan dan keterlibatan langsung dalam kegiatan masyarakat. Dengan demikian, dakwah tidak hanya disampaikan melalui ceramah atau majelis taklim, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi lingkungan dan kehidupan bersama.
Melalui partisipasi dalam penanaman pohon beringin putih di Sendang Kuning Wangi Pekodokan Pereng, para penyuluh berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan semakin berkembang. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan aksi pelestarian alam. Diharapkan pohon yang ditanam dapat dirawat bersama hingga tumbuh subur, sehingga memberikan manfaat ekologis sekaligus menjadi simbol komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. (Srf)
