Penyuluh KUA Purwokerto Barat Ikuti Bimtek Bimbingan Perkawinan di Yogyakarta
Oleh KUA Purwokerto Barat
Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Atik Rokhmaniyati, mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Catin Angkatan II yang diselenggarakan di Hotel Grand Keisha Yogyakarta, Jumat–Minggu, 11–13 September 2026. Senin (14/09)
Kegiatan tersebut merupakan program kerja sama antara Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Bimtek dilaksanakan selama tiga hari sebagai upaya meningkatkan kompetensi para pelaksana dan penyuluh dalam memberikan layanan bimbingan perkawinan kepada masyarakat.
Selama mengikuti kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan bimbingan perkawinan, mulai dari membangun keluarga yang harmonis, komunikasi dalam rumah tangga, pengelolaan konflik, hingga penguatan kesiapan calon pengantin dalam menjalani kehidupan berkeluarga, yang disampaikan oleh Narasumber Nasional, diantaranya: H. Jaja Zarkasyi Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Khotimatul Husna, Rindang Farihah, Wiwin S.A Rohmawati, Sugeng Widodo, Nurmey Nurulchaq, Alissa Wahid.
Keikutsertaan Atik Rokhmaniyati dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan perkawinan di lingkungan KUA Kecamatan Purwokerto Barat. Kompetensi yang diperoleh selama bimtek diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya calon pengantin.
Bimbingan perkawinan memiliki peran strategis dalam membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk membangun keluarga yang sakinah, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga.
Dengan mengikuti Bimtek ini, Atik diharapkan semakin siap dalam melaksanakan tugas sebagai Penyuluh Agama Islam, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan bimbingan perkawinan yang semakin berkualitas, edukatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditutup pada Minggu, 13 September 2026, dengan harapan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk mendukung penguatan ketahanan keluarga di wilayah kerja masing-masing. (is)
