Penyuluh KUA Purwokerto Barat Kupas Konsep Baldatun Thayyibatun di Rejasari

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Iswanto, melaksanakan kegiatan bimbingan penyuluhan dalam kegiatan Simakan Al Qur'an yang diselenggarakan secara rutin setiap Ahad pagi di Masjid Baitul Muttaqin Rejasari RT. 02/07 Purwokerto Barat. MInngu (22/02/26).

Simakan Qur’an kali ini masuk Juz 22, yang terdiri dari 4 surat : Al-Ahzab, Saba’, Fathir dan Yasin. Dalam penyuluhan kali ini, Iswanto membahas tentang QS. Saba’ ayat 15 sebagai upaya untuk memahami makna dari Baldatun ?hayyibatun Wa Rabbun Ghafur dalam kehidupan. Adapun hikmah pada ayat ini adalah Negeri Saba’ yang indah adalah tanda kekuasaan Allah SWT. Baldatun ?hayyibatun Wa Rabbun Ghafur memiliki bebrapa kriteria diantaranya yakni : Negeri yang selaras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya; Negeri yang subur dan makmur, tetapi penduduknya tidak lupa untuk bersyukur; Negeri yang seimbang antara kebaikan jasmani dan rohani penduduknya; Negeri yang aman dari musuh, baik dari dalam maupun dari luar; Negeri yang maju dalam ilmu agama maupun ilmu dunia; Negeri dengan penguasa yang adil dan saleh serta penduduk yang hormat dan patuh; Negeri yang di dalamnya terjalin hubungan harmonis antara pemimpin dan masyarakatnya.

Disampaikan juga olehnya tentang beberapa cara atau upaya untuk mewujudkan Negeri yang Baldatun ?hayyibatun Wa Rabbun Ghafur yakni : Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT; Ikhlas beribadah kepada Allah; Akhlak penduduknya yang mulia; Sifat amanah yang menyebar dan membumi; Bertaubat meraih ampunan Allah; Bersyukur kepada Allah atas semua nikmat; dan Tidak mengingkari nikmat-nikmat Allah SWT.

Kegiatan berjalan dengan lancar, dan Iswanto menekankan pentingnya kegiatan Simakan Al Qur’an sebagai wadah untuk mempererat hubungan antar jama’ah serta meningkatkan kualitas ibadah. "Kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana membaca Al Qur'an, tetapi juga sebagai bentuk komitmen kita dalam menjaga kerukunan, memperkuat ukhuwah Islamiyyah dan  di antara kita," ujarnya.

Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para jama’ah untuk bersama-sama mempelajari dan mendalami ayat-ayat Al Qur'an, sehingga kualitas pemahaman serta amaliyah ibadahnya meningkat. Kegiatan Simakan Al Qur'an ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat untuk aktif dalam kegiatan keagamaan, serta memperkuat ikatan kekeluargaan dan spiritual di kalangan umat Islam. (is)