HUT RI #81

Penyuluh KUA Purwokerto Barat Sampaikan Kajian Ayat Tematik dalam Simakan Quran Juz ke-19

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Purwokerto  — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat, Iswanto, menyampaikan kajian tadabbur Al-Qur’an dalam kegiatan Simakan Qur’an Juz ke-19 yang diselenggarakan secara rutin di Majelis Simakan Qur’an Al Husaini, Masjid Baitul Muttaqin, Rejasari, Purwokerto Barat. Minggu (13/09).

Dalam kesempatan tersebut, Iswanto mengajak jamaah untuk menyelami makna dan pesan yang terkandung dalam Surat Al-Furqan ayat 74 dan Surat Asy-Syu’ara ayat 80. Kedua ayat tersebut menjadi bahan perenungan bagi jamaah dalam memahami pentingnya membangun keluarga yang baik, memohon ketenteraman hati, serta senantiasa menggantungkan kesembuhan dan pertolongan hanya kepada Allah SWT.

Iswanto menjelaskan bahwa Surat Al-Furqan ayat 74 mengandung doa yang sangat penting bagi kehidupan keluarga, yakni permohonan agar Allah SWT menganugerahkan pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati serta menjadikan orang-orang beriman sebagai teladan dalam ketakwaan.

“Doa dalam ayat ini mengajarkan kepada kita untuk tidak hanya memikirkan kebaikan diri sendiri, tetapi juga memohon agar keluarga dan keturunan menjadi sumber ketenteraman sekaligus tumbuh dalam nilai-nilai keimanan,” jelasnya.

Sementara itu, melalui tadabbur Surat Asy-Syu’ara ayat 80, jamaah diajak memahami bahwa kesembuhan pada hakikatnya berasal dari Allah SWT. Ikhtiar manusia dalam menjaga kesehatan dan mencari pengobatan merupakan bagian dari usaha, sedangkan hasil akhirnya tetap berada dalam kuasa Allah.

Kajian tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Segenap jamaah Masjid Baitul Muttaqin dan warga sekitar mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian, mulai dari simakan Al-Qur’an hingga kajian tadabbur ayat.

Kegiatan Simakan Qur’an yang dilaksanakan secara rutin di Majelis Simakan Qur’an Al Husaini ini menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya melalui aktivitas membaca dan menyimak, tetapi juga dengan berusaha memahami serta mengamalkan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat masyarakat dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an semakin meningkat, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. (is)