Penyuluh KUA Wangon Berikan Bimluh di MT Nurus Saadah tentang Birrul Walidain
Oleh KUA Wangon
Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Wangon kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Nurus Sa’adah Wangon. Kegiatan tersebut mengangkat materi Birrul Walidain atau berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu bentuk pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Jumat (28/08)
Dalam penyampaiannya, Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menjelaskan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan amalan yang memiliki kedudukan sangat mulia dalam Islam. Menurutnya, seorang anak hendaknya senantiasa menghormati, menyayangi, membantu, serta menjaga tutur kata kepada kedua orang tua, baik ketika mereka masih hidup maupun setelah meninggal dunia.
“Birrul Walidain bukan hanya diwujudkan dengan memberikan bantuan secara materi, tetapi juga melalui sikap sopan, perkataan yang lembut, menaati nasihat dalam kebaikan, dan selalu mendoakan kedua orang tua,” ujar Sarif. Ia menambahkan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan bentuk nyata rasa syukur seorang anak atas kasih sayang dan pengorbanan yang telah diberikan.
Sarif juga mengajak jamaah MT Nurus Sa’adah untuk menjadikan keluarga sebagai tempat utama dalam menanamkan nilai-nilai akhlak. Menurutnya, pembiasaan menghormati orang tua perlu dilakukan sejak dini agar tumbuh generasi yang memiliki karakter santun, peduli, dan memiliki kepedulian terhadap keluarga serta lingkungan sekitarnya.
Kegiatan Bimluh tersebut diharapkan dapat menambah pemahaman jamaah tentang pentingnya Birrul Walidain sekaligus mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan penyuluhan yang berkesinambungan, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan edukasi keagamaan dan penguatan nilai-nilai keluarga sakinah.(srf)
