HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Ikuti Rakor Persiapan Apel Hari Santri Nasional 2026

K
KUA Wangon
20 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 20-10-2026 14:38
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon mengikuti rapat koordinasi (rakor) persiapan partisipasi organisasi kemasyarakatan (ormas) dari Desa Binaan Klapagading Kulon dalam Apel Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Wangon. Kegiatan apel dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026 di halaman Kantor Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting untuk mematangkan persiapan dan memastikan keterlibatan unsur masyarakat berjalan dengan baik dalam menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional. Selasa (20/10)

Rapat koordinasi membahas kesiapan partisipasi ormas, koordinasi antarunsur yang terlibat, serta hal-hal teknis yang diperlukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan apel. Keterlibatan ormas dari Desa Binaan Klapagading Kulon diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan menunjukkan dukungan masyarakat terhadap peringatan Hari Santri Nasional. Melalui persiapan yang terarah, seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

Qudrat menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dan organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan Hari Santri Nasional. “Rapat koordinasi ini menjadi kesempatan untuk menyamakan persepsi dan mempersiapkan partisipasi ormas dari Desa Binaan Klapagading Kulon. Kami berharap seluruh persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga pelaksanaan Apel Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Wangon berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan,” ungkap Qudrat.

Tim Penyuluh Agama Islam KUA Wangon turut mendukung persiapan kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan sinergi antara penyuluh, pemerintah kecamatan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Menurut tim penyuluh, Hari Santri Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan santri dalam menjaga agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebangsaan, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian terhadap kehidupan beragama yang harmonis.

Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon berharap persiapan partisipasi ormas Desa Binaan Klapagading Kulon dapat terlaksana secara optimal. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan menjadi modal penting dalam menyukseskan Apel Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026 di halaman Kantor Kecamatan Wangon. Semangat Hari Santri diharapkan terus menginspirasi masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa. (Srf)