HUT RI #81

Penyuluh Kunjungi dan Dampingi Pengelola Usaha Air Isi Ulang MT LKS Alhidayah

KUA Sokaraja
KUA Sokaraja
07 Okt 2026
6x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 07-10-2026 14:38
SHARE

Sokaraja— Penyuluh Agama Islam hadir memberikan pendampingan kepada pengelola usaha air isi ulang milik MT LKS Alhidayah sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi dan penguatan usaha produktif di lingkungan majelis taklim. Rabu (07/10)

Kegiatan kunjungan dan pendampingan tersebut dilaksanakan dengan menemui langsung Sugeng, selaku pengelola usaha air isi ulang MT LKS Alhidayah. Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh berdialog mengenai pengelolaan usaha, pelayanan kepada konsumen, serta pentingnya menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat.

Pendampingan dilakukan melalui komunikasi langsung dan sharing pengalaman terkait pengelolaan usaha secara amanah, profesional, dan berkelanjutan. Penyuluh juga memberikan motivasi agar usaha yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi mampu memberikan manfaat bagi jamaah dan lingkungan sekitar. Menurut Penyuluh, usaha produktif yang dikelola dengan baik dapat menjadi salah satu sarana memperkuat kemandirian ekonomi lembaga keagamaan. Semangat berwirausaha juga perlu dibangun dengan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, amanah, pelayanan yang baik, serta menghindari praktik yang merugikan konsumen.

Sugeng menyambut baik kunjungan dan pendampingan tersebut. Baginya, perhatian dan pendampingan dari Penyuluh menjadi tambahan motivasi untuk terus mengembangkan usaha air isi ulang MT LKS Alhidayah agar semakin tertata dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Kegiatan pendampingan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya motivasi pengelola dalam mengembangkan usaha, tumbuhnya kesadaran untuk mengelola usaha secara amanah dan profesional, serta terbukanya peluang menjadikan usaha air isi ulang sebagai salah satu sumber pemberdayaan ekonomi bagi MT LKS Alhidayah.

Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam tidak hanya hadir dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga ikut mendorong kemandirian ekonomi umat melalui usaha yang halal, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.