Penyuluh Kupas Bahaya Riya yang Tak Disadari
Oleh KUA Tambak
Banyumas - Penyuluh Agama Islam KUA Tambak, Lukman Hakim, mengisi kajian live Kitab Minahus Saniyah dengan mengangkat tema “Riya yang Halus”. Kamis (12/02/26)
Dalam penyampaiannya, Lukman Hakim menjelaskan bahwa riya merupakan salah satu penyakit hati yang dapat merusak nilai amal seseorang. Ia menuturkan bahwa riya yang halus sering kali tidak disadari, karena muncul dalam bentuk keinginan dipuji, diperhatikan, atau diakui dalam setiap kebaikan yang dilakukan.
Menurutnya, riya tidak hanya terjadi dalam ibadah mahdhah seperti salat dan sedekah, tetapi juga dapat muncul dalam aktivitas sosial dan dakwah apabila niat tidak benar-benar karena Allah SWT. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk senantiasa memperbaiki niat dan melakukan muhasabah diri.
“Amal yang besar bisa menjadi kecil di sisi Allah jika disertai riya, sedangkan amal yang kecil akan bernilai besar apabila dilakukan dengan ikhlas,” ungkapnya dalam kajian tersebut.
Ia juga mengajak para jamaah dan pemirsa yang mengikuti siaran langsung untuk terus melatih keikhlasan, memperbanyak doa agar dijauhkan dari sifat riya, serta menjaga hati dari keinginan mencari pujian manusia.
Kegiatan kajian live ini mendapat respons positif dari para peserta yang mengikuti secara daring. Diharapkan, melalui kajian rutin Kitab Minahus Saniyah, pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan hati semakin meningkat
