HUT RI #81

Penyuluh Laksanakan Bimbingan Perkawinan dengan Metode Tatap Muka dan Daring

K
KUA Purwokerto Barat
16 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 16-10-2026 12:11
SHARE

Purwokerto – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat, Atik Rokhmaniyati, memberikan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kepada calon pasangan pengantin (catin) asal Kelurahan Kedungwuluh, bertempat di ruang Balai Nikah KUA Purwokerto Barat. Jumat (16/10)

Bimbingan ini bertujuan membekali calon pengantin dengan pemahaman dan kesiapan dalam membangun rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta berlandaskan nilai-nilai agama Islam guna mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan kali ini dilakukan melalui dua metode, yakni secara tatap muka dan daring. Catin wanita hadir secara langsung di ruang Balai Nikah KUA Purwokerto Barat untuk mengikuti bimbingan, sedangkan catin pria mengikuti kegiatan secara daring melalui panggilan video (video call) karena sedang berada di Papua.

Meski terpisah jarak, kegiatan bimbingan tetap berlangsung dengan memanfaatkan teknologi komunikasi. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan bahwa kedua calon pengantin memperoleh bekal pengetahuan sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

Dalam bimbingan tersebut, Atik Rokhmaniyati menekankan pentingnya membangun pondasi keluarga sakinah sejak sebelum akad nikah. Kehidupan rumah tangga tidak hanya membutuhkan kesiapan secara administratif dan seremonial, tetapi juga kesiapan mental, emosional, spiritual, serta komitmen bersama untuk menjalankan hak dan kewajiban sebagai suami istri.

Calon pasangan pengantin juga perlu memahami bahwa pernikahan merupakan ikatan yang menuntut kerja sama, komunikasi yang baik, sikap saling menghargai, serta kemampuan menyelesaikan persoalan dengan bijaksana. Perbedaan pendapat dalam rumah tangga hendaknya disikapi dengan keterbukaan, kesabaran, dan musyawarah agar tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Melalui Bimbingan Perkawinan ini, diharapkan calon pengantin asal Kedungwuluh mampu mempersiapkan diri secara lebih matang dalam membangun keluarga. Bekal pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh diharapkan menjadi landasan untuk mewujudkan rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan senantiasa berpegang teguh pada ajaran agama.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan bimbingan perkawinan di KUA Purwokerto Barat dapat dilaksanakan secara fleksibel melalui perpaduan metode tatap muka dan daring, sehingga kendala jarak tidak menghalangi calon pengantin untuk memperoleh pembekalan pranikah. (is)