Penyuluh Purwokerto Barat Gelar Bimbingan Tahsin di MT Al Qorib

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto – Dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an sekaligus memurnikan pelafalan ayat-ayat suci, Penyuluh Agama Islam fungsional Kecamatan Purwokerto Barat, Atik Rokhmaniyati, memberikan bimbingan teknis Tahsinul Qira’ah kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Al Qorib, Kelurahan Pasirmuncang. Jumat (27/02)

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini berfokus pada bedah tajwid dan makhraj dalam Surat Al-Kafirun. Atik menekankan bahwa ketepatan dalam membaca Al-Qur'an bukan sekadar masalah estetika suara, melainkan kewajiban agar makna yang terkandung tidak bergeser.

Dalam sesi tersebut, Atik Rokhmaniyati memberikan perhatian khusus pada beberapa aspek krusial di Surat Al-Kafirun:

  1. Pembedaan Huruf: Memastikan jamaah dapat membedakan pelafalan huruf 'Ain dan Hamzah, serta Khaf dan Qaf.
  2. Hukum Mad: Ketepatan durasi panjang pendek (Mad Jaiz Munfasil) yang dominan dalam surat ini.
  3. Konsistensi Harakat: Menjaga kestabilan bacaan agar tidak terburu-buru, terutama pada pengulangan ayat yang serupa.

"Membaca Al-Qur'an dengan benar adalah bentuk penghormatan kita terhadap kalam Allah. Surat Al-Kafirun ini pendek, namun memiliki tantangan tersendiri pada pengulangan kata yang menuntut konsentrasi tinggi agar makhrajnya tetap terjaga," ujar Atik di sela-sela bimbingan.

Para ibu jamaah MT Al Qorib Pasirmuncang tampak antusias mengikuti setiap instruksi. Metode yang digunakan adalah talaqqi (berhadapan langsung), di mana jamaah menirukan bacaan penyuluh secara klasikal maupun individu untuk dikoreksi secara mendalam.

Kegiatan rutin ini diharapkan dapat mencetak masyarakat yang tidak hanya gemar membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki standar bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid yang benar