Penyuluhan Binwin Mandiri KUA: Bangun Pondasi Keluarga Sakinah
Oleh KUA SUMPIUH
Banyumas – Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh kembali melaksanakan program Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri bagi Pasangan Calon Pengantin (Catin). Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Sumpiuh ini diikuti oleh pasangan catin Rijal Thohirin dan Eka Priyatiningsih dari Desa Kuntili. Senin (06/04)
Hadir sebagai narasumber sekaligus pembimbing, Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Al Iproh. Dalam sesi tersebut, beliau memberikan pembekalan intensif mengenai kesiapan mental dan spiritual sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Dalam arahannya, Al Iproh menekankan empat poin krusial yang menjadi tema utama bimbingan:
-
Pondasi Keluarga Sakinah:
Menekankan pentingnya niat ibadah dalam menikah. Keluarga sakinah hanya bisa terwujud jika didasari oleh ketaatan kepada Allah SWT serta komitmen untuk saling menjaga dan menghormati hak serta kewajiban masing-masing pasangan.
-
Kebutuhan Keluarga:
Penyuluhan ini memaparkan manajemen kebutuhan rumah tangga, baik yang bersifat material (ekonomi) maupun immaterial (kasih sayang dan keamanan). Pasangan diajak untuk memahami pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan finansial keluarga.
-
Mengelola Psikologi Keluarga:
Mengingat dinamika rumah tangga yang penuh tantangan, Ibu Al Iproh memberikan tips mengenai komunikasi asertif. Mengelola emosi dan memahami perbedaan karakter antara suami dan istri menjadi kunci untuk meredam konflik.
-
Membangun Generasi Berkualitas:
Catin dibekali pemahaman mengenai peran orang tua sebagai madrasah pertama bagi anak. Fokus utama adalah bagaimana menyiapkan keturunan yang sehat secara fisik (pencegahan stunting) serta kuat secara iman dan akhlak.
Kegiatan Binwin Mandiri ini diharapkan dapat meminimalisir angka perselisihan dan perceraian di wilayah Kecamatan Sumpiuh. Dengan pembekalan yang matang, pasangan Rijal Thohirin dan Eka Priyatiningsih diharapkan siap melangkah menuju gerbang pernikahan dengan bekal ilmu yang cukup demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Kegiatan berjalan dengan khidmat dan ditutup dengan s doa bersama untuk kelancaran hari bahagia kedua calon mempelai.
