Penyuluhan dan Screening Tentang ASIST NAPZA

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Dalam rangka mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Dinas Kesehatan Puskesmas Sumbang 1 Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas mengadakan kegiatan Penyuluhan dan screening tentang ASIST (Assisting Individuals in Crisis Training) NAPZA di MTs Negeri 3 Banyumas, pada Hari Rabu, 05 Maret 2023.

Kegiatan yang dilaksanakan di mushola Al Mujahidin, diikuti oleh siswa-siswi kelas 7 dan 8. Acara dimulai dengan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan dampak negatifnya terhadap kesehatan serta perkembangan diri seseorang.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang ASIST NAPZA, yaitu sebuah program yang memberikan pelatihan kepada individu yang berpotensi menjadi korban penyalahgunaan narkoba agar dapat memperoleh bantuan secara efektif dalam situasi krisis.

Setelah sosialisasi, dilanjutkan dengan screening untuk mengetahui tingkat kecanduan narkoba yang dimiliki oleh peserta. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tingkat risiko dan memberikan penanganan yang tepat bagi yang berpotensi menjadi pengguna narkoba.

Anindita Hermansyah salah satu tim penyuluh, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai bahaya narkoba. "Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan memberikan perlindungan kepada mereka," ujarnya.

Pembina PMR Atik Kurniati, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahaya narkoba dan zat adiktif di kalangan siswa. sebagai upaya untuk mencegah dan mengurangi penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif di kalangan remaja.

Sementara itu, Syarif Hidayat selaku kepala madrasah menambahkan, kegiatan sosialisasi dan screening ini sangat penting untuk mengurangi kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena kita sebagai pengelola madrasah juga harus bertanggung jawab atas keamanan dan kesehatan siswa-siswa kita," ujar Syarif.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi madrasah-madrasah lain di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai bahaya narkoba serta memberikan perlindungan kepada mereka dari ancaman penyalahgunaan narkoba.