Penyuluhan Inspiratif di SMAN 1 Wangon, Zain Ajak 700 Siswa Raih Cita-Cita dengan Kekuatan Cinta
Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zain, memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada sekitar 700 siswa kelas X dan XI SMAN 1 Wangon. Kegiatan ini dikemas secara inspiratif menggunakan metode training dan pendekatan hipnoterapi sederhana untuk membantu siswa menggali potensi diri, membangun fokus, serta menumbuhkan motivasi dalam menggapai cita-cita. Melalui pendekatan yang komunikatif dan menyentuh sisi emosional, para siswa diajak mengenali kemampuan diri dan memahami pentingnya mempersiapkan masa depan sejak usia sekolah. Jum'at (16/10)
Dalam penyuluhan tersebut, Zain mengajak para siswa untuk menjadikan cita-cita sebagai arah dalam menjalani proses belajar dan mengembangkan diri. Keinginan untuk meraih masa depan yang baik perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti belajar dengan tekun, berlatih secara konsisten, membangun disiplin, dan berani memperbaiki kekurangan. Pendekatan motivasi yang diberikan diharapkan dapat membantu siswa lebih mengenali potensi terdalamnya serta menumbuhkan keyakinan bahwa keberhasilan membutuhkan proses, kesungguhan, dan komitmen.
Zain menjelaskan bahwa cinta dapat menjadi kekuatan positif yang mendorong seseorang untuk terus bertumbuh dan memperjuangkan masa depannya. “Gunakan kekuatan cinta untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan diri. Fokuslah menggapai cita-cita, karena ketika kita terus memperbaiki diri dan mewujudkan impian, kita sedang mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Cinta sejati bukan alasan untuk berhenti berjuang, melainkan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih berkualitas,” ungkap Zain.
Lebih lanjut, Zain mengingatkan bahwa cinta merupakan sesuatu yang suci sehingga harus dijaga dengan sikap yang bertanggung jawab. Menurutnya, cinta yang baik tidak seharusnya merusak masa depan, mengganggu pendidikan, atau menjauhkan seseorang dari cita-citanya. Para guru menyambut baik penyuluhan tersebut karena memberikan pesan positif kepada siswa tentang pentingnya keseimbangan antara pengembangan diri, pendidikan, dan pergaulan yang sehat. Mereka berharap materi tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menentukan sikap dan mengambil keputusan secara bijaksana.
Para siswa yang mengikuti kegiatan ini juga diharapkan semakin termotivasi untuk belajar, berlatih, serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Melalui bimbingan penyuluhan di SMAN 1 Wangon, Zain dan KUA Kecamatan Wangon turut berkontribusi dalam pembinaan karakter generasi muda agar memiliki tujuan hidup yang jelas, menjaga nilai-nilai agama, dan membangun hubungan yang sehat serta saling menghargai. Pesan utama yang ditekankan ialah bahwa cinta sejati harus dijaga dengan baik, sementara cita-cita perlu diperjuangkan melalui usaha, doa, dan pengembangan diri secara berkelanjutan. (Srf/tum)
