HUT RI #81

Peran Agama Untuk Cegah Stunting

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
02 Nov 2026
9x dibaca
Diubah oleh yudi pada 02-11-2026 15:06
SHARE

Jatilawang – Membangun generasi yang sehat dan berkualitas bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan juga amanah keagamaan yang melekat pada setiap orang tua. Pesan tersebut disampaikan Muhammad Taubah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jatilawang, saat memberikan materi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Penyuluh Keluarga Berencana (KB) dengan tema “Mencegah Stunting Anak dari Aspek Agama.” (Senin, 2/11)

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Taubah mengajak peserta memahami bahwa pencegahan stunting merupakan bagian dari ikhtiar menjaga amanah Allah SWT berupa keturunan. Islam mengajarkan agar setiap keluarga mempersiapkan generasi yang kuat, sehat, dan tidak mewariskan kelemahan kepada anak cucunya, sebagaimana pesan dalam QS. An-Nisa ayat 9.

Ia menekankan bahwa tanggung jawab tersebut harus dimulai sejak perencanaan keluarga, kesiapan calon pengantin, pemenuhan gizi ibu hamil, pemberian perhatian terhadap kesehatan anak, hingga penerapan pola asuh yang penuh kasih sayang. Aspek spiritual, pengetahuan kesehatan, dan ketahanan keluarga perlu berjalan beriringan agar anak memperoleh hak tumbuh kembang secara optimal.

Muhammad Taubah juga mendorong penguatan sinergi antara Penyuluh Agama dan Penyuluh KB dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut penting agar pesan pencegahan stunting tidak hanya dipahami sebagai anjuran kesehatan, tetapi juga tertanam sebagai kesadaran moral dan kewajiban agama.

Melalui sinergi Penyuluh Agama dan Penyuluh KB, diharapkan kesadaran masyarakat dalam mencegah stunting semakin meningkat demi mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas sebagai investasi masa depan bangsa.