Peringatan Isra Mi'raj MTsN 2 Banyumas; Wujudkan Insan Madrasah Taat Perintah Sholat
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas_ Rabu (06/02) Bertempat di Ruang Pertemuan dan Mushola Ulul Albab, MTsN 2 Banyumas gelar pengajian dalam rangka peringati Isra Mi'raj. Kegiatan pengajian ini terbagi menjadi dua tempat, dikarenakan ruang pertemuan tidak mencukupi untuk menampung seluruh peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 2 Banyumas. Oleh karena itu untuk kenyamanan kegiatan pengajian, maka pesdik putri bertempat di ruang pertemuan sementara untuk pesdik putra di Mushola Ulul Albab yang lokasinya bersebelahan.
Mengambil tema pengajian "Hikmah Isra Mi'raj Guna Wujudkan Insan yang Taat Perintah Sholat; Amalan yang Pertama Dihisab". Kegiatann pengajian ini diikuti oleh seluruh pesdik kelas VII, VIII, IX tidak ketinggalan juga seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 2 Banyumas.
Pada sambutannya Atik Restusari menyampaikan agar seluruh pesdik untuk tertib dan mendengarkan dengan seksama kajian yang akan disampaikan oleh ustadz. Selain itu pesdik juga akan diberi tugas untuk mencatat isi kajian dan diserahkan kepada wali kelas masing-masing. "Dengan peringatan Isra’ Mi’raj ini, diharapkan seluruh peserta didik menjadi generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi saja, melainkan memahami dan menerapkan akhlak serta ibadah yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW,” tuturnya Atik.
Pengajian Isra Mi'raj ini dibuka dan dimeriahkan oleh grub hadroh yang melantunkan shalawat Nabi dan diiringi oleh group rebana MTsN 2 Banyumas. Selain itu juga ada hafalan Surat An-Naba dari pesdik kelas PK (Program Khusus) Agama Non Asrama kelas VII dan VIII.
Pembicara pengajian Isra Mi'raj kali ini adalah Wahidun, S.Pd., MP.d. Selain bertindak sebagai pembicara Wahidun juga salah satu tenaga pendidik MTsN 2 Banyumas mapel agama yang sudah biasa memberi tausiah-tausiah keagamaan. Wahidun menjelaskan bahwa Isra Mi’raj adalah peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari se-malam.
"Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam dua peristiwa , Isra Nabi Muhammad SAW diberangkatkan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa sdangkan Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi, disinilah Rasulullah SAW mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu karena amalan salat adalah amalan yang nanti akan ditanyakan pertama kali setelah kita menghadap Allah SWT,” jelas Wahidun.
Dia menuturkan peristiwa yang luar biasa itu harus kita imani dan kita yakini dalam hati serta selanjutnya berusaha dengan sekuat tenaga kita untuk melaksanakan hasil dari peristiwa itu yaitu peritah shalat 5 waktu.#timweb#mtsn2bms
