Perkuat Kompetensi Pembelajaran Bahasa Jawa, Dua Guru MTsN 3 Banyumas Ikuti Workshop di UIN Saizu
Oleh MTSN3 Banyumas
Purwokerto — Upaya meningkatkan kompetensi pendidik sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran terus dilakukan oleh MTs Negeri 3 Banyumas. Hal tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dua guru Bahasa Jawa, Umu Sya’adah, dan Rina Handayani Hanifah, dalam kegiatan Workshop Pembelajaran Pendidikan Bahasa Jawa yang diselenggarakan oleh Pusat KPBP UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Senat Lantai 4 Gedung Rektorat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto tersebut menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan kompetensi dalam menghadirkan pembelajaran Bahasa Jawa yang semakin berkualitas. Rabu (09/09)
Workshop ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri atas guru dan dosen dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto serta guru Bahasa Jawa dari sejumlah MTs di wilayah Banyumas. Pertemuan para pendidik dalam satu forum tersebut menghadirkan suasana akademik yang kaya akan pengalaman dan gagasan. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk saling bertukar pengalaman mengenai berbagai tantangan dalam pembelajaran Bahasa Jawa di satuan pendidikan masing-masing. Keberagaman latar belakang peserta menjadi kekuatan tersendiri karena memungkinkan munculnya berbagai perspektif dan praktik baik yang dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.
Sebelum memasuki materi utama workshop, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti pretest yang berkaitan dengan materi pembelajaran Bahasa Jawa dan media pembelajaran. Pretest tersebut menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal peserta terhadap materi yang akan dikembangkan selama kegiatan. Selain sebagai pemetaan kemampuan, kegiatan ini juga memberikan gambaran mengenai kebutuhan peserta sehingga proses workshop dapat berlangsung lebih terarah. Dari kegiatan awal tersebut, para peserta diajak untuk melihat kembali pemahaman dan pengalaman yang selama ini dimiliki, sekaligus membuka ruang untuk memperoleh pengetahuan dan pendekatan baru dalam pembelajaran Bahasa Jawa.
Pembelajaran Bahasa Jawa memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan bahasa, budaya, dan nilai-nilai kearifan lokal di tengah perkembangan zaman. Karena itu, guru dituntut tidak hanya menguasai substansi materi, tetapi juga mampu memilih strategi dan media pembelajaran yang menarik serta dekat dengan kehidupan peserta didik. Melalui workshop ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk memperkaya pemahaman mengenai pembelajaran Bahasa Jawa sekaligus mengeksplorasi pemanfaatan media pembelajaran yang dapat mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan. Pembelajaran yang inovatif diharapkan mampu membuat peserta didik semakin tertarik untuk mengenal, menggunakan, dan mencintai Bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi MTs Negeri 3 Banyumas, keikutsertaan Umu Sya’adah, S.Pd. dan Rina Handayani Hanifah, S.Pd. dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus mendorong guru mengembangkan profesionalisme dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Pengetahuan, pengalaman, serta berbagai wawasan yang diperoleh selama workshop diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Lebih dari itu, pengalaman yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi bahan berbagi dengan guru lainnya sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan secara lebih luas di lingkungan madrasah.
Keikutsertaan dalam workshop ini sekaligus menjadi langkah nyata MTs Negeri 3 Banyumas dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan bagi para pendidiknya. Guru yang terus belajar akan lebih siap menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi bagian penting dari pendidikan. Dengan semangat belajar, berinovasi, dan berbagi, diharapkan pembelajaran Bahasa Jawa di MTs Negeri 3 Banyumas semakin hidup dan bermakna, sekaligus mampu menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap bahasa, budaya, unggah-ungguh, dan kearifan lokal Banyumas serta Jawa pada umumnya.(HumasMTsN3).
