HUT RI #81

Perkuat Kualitas Spiritual Ibu-Ibu PKK, Penyuluh KUA Kebasen Bedah 6 Perusak Hati di Tumiyang

Oleh HUMAS
SHARE

 

Kebasen – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kebasen mengisi materi santapan rohani dalam kegiatan pertemuan Tim Penggerak PKK Kecamatan Kebasen yang berlangsung di Desa Tumiyang. Selasa (15/09).

Kegiatan keagamaan berkala ini diikuti dengan penuh antusias oleh jajaran pengurus Tim Penggerak PKK desa se-Kecamatan Kebasen serta para kader Dasa Wisma (Dawis) Desa Tumiyang.

Dalam ceramahnya, Penyuluh KUA Kebasen menyampaikan nasehat spiritual yang merujuk pada pemikiran Ulama Besar Ibnu Hajar Al-Asqalani mengenai enam hal yang dapat merusak hati manusia:

  • Sengaja Berbuat Dosa dengan Menunda Taubat: Senantiasa melakukan maksiat dengan menganggap enteng dan berharap kelak masih ada waktu untuk bertaubat.

  • Memiliki Ilmu Namun Tidak Mengamalkannya: Enggan meneladani serta mempraktikkan pengetahuan agama yang dimiliki dalam kehidupan sehari-hari.

  • Beramal Tanpa Keikhlasan: Melakukan kebaikan dan ibadah bukan semata-mata mengharap ridha Allah SWT, melainkan karena dorongan pamer (riya') atau pujian sesama.

  • Kufur Nikmat: Tidak bersyukur atas limpahan rezeki dan nikmat kesehatan yang telah Allah berikan.

  • Tidak Ridha atas Ketentuan Allah: Mengeluh dan tidak lapang dada terhadap takdir serta karunia yang ditetapkan Sang Creator.

  • Apatis Terhadap Kematian: Mengiringi atau menguburkan jenazah orang lain tanpa mengambil iktibar (pelajaran) bahwa kematian pun kelak akan menjemput dirinya.

Melalui bimbingan rohani ini, diharapkan para kader PKK dan Dawis tidak hanya aktif dalam program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memiliki ketahanan mental-spiritual yang kuat serta mampu menjaga kesucian hati dalam mengarungi kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat.