Pesan Menyentuh Penyuluh Gumelar untuk Dua Pasang Catin
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana khidmat menyelimuti KUA Gumelar hari ini. Bukan sekadar rutinitas administratif, dua pasangan calon pengantin (catin) mendapatkan bekal spiritual berharga dalam sesi Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri yang dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Fungsional, Warto Amirudin. Senin (09/03)
Dua pasangan berbahagia tersebut adalah Yuda & Dana Samkul serta Kusriyati & Nasim Samkul. Di hadapan pembimbing, kedua pasangan ini tampak khusyuk menyerap setiap untaian nasihat dalam materi bertajuk "Niat dan Tujuan Pernikahan: Fondasi Membangun Rumah Tangga Bahagia".
Dalam penyampaiannya yang komunikatif, Warto Amirudin menekankan bahwa pernikahan adalah perjalanan ibadah terpanjang dalam hidup seorang Muslim. Ia menggarisbawahi bahwa kekokohan rumah tangga sangat bergantung pada bagaimana pasangan meletakkan niat sejak awal.
"Pernikahan bukan hanya soal menyatukan dua insan di atas pelaminan, tapi tentang menyatukan dua visi untuk ibadah. Jika niatnya karena Allah, maka ujian sekecil apa pun akan menjadi penggugur dosa, dan kebahagiaan sekecil apa pun akan menjadi syukur yang melimpah," ujar Warto di sela-sela bimbingan.
Selain aspek spiritual, materi bimbingan juga menyentuh sisi psikologi keluarga. Warto memaparkan langkah-langkah praktis dalam membangun rumah tangga yang bahagia (Sakinah), di antaranya:
- Meluruskan Niat: Menjadikan ridha Tuhan sebagai tujuan utama.
- Komunikasi Efektif: Kunci meredam konflik sebelum membesar.
- Saling Menguatkan: Menjadikan pasangan sebagai pakaian (penutup aib dan pelindung) satu sama lain.
Kedua pasangan, baik Yuda & Dana maupun Kusriyati & Nasim, mengaku sangat terbantu dengan adanya Binwin Mandiri ini. Mereka merasa lebih siap mental dan spiritual sebelum melangkah ke prosesi akad nikah di KUA Gumelar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Kecamatan Gumelar untuk terus menekan angka perselisihan rumah tangga dengan memberikan edukasi pranikah yang berkualitas bagi masyarakat.
