Proyek SBSN KUA Somagede Capai 92,22 %
Oleh HUMAS
Banyumas (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Somagede menggelar acara pemaparan dan evaluasi pembangunan proyek Sarana Berbasis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk Kantor Balai Nikah dan Manasik Haji, Kamis (26/9). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait guna membahas progres dan evaluasi dari pembangunan yang tengah berlangsung. Kamis (26/09)
Tampak hadir Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Afifuddin Idrus, Direktur CV. Wazzari, Direktur CV. Adiwijaya, dan Direktur CV. Home Design Consultant sebagai pihak pelaksana konstruksi dan konsultan desain turut hadir dalam acara ini.
Dalam sambutannya, Kasi Bimas menekankan pentingnya menjaga kualitas dan ketepatan waktu dalam pembangunan, mengingat fungsi strategis dari Kantor Balai Nikah dan Manasik Haji sebagai sarana pelayanan masyarakat, serta tetap harus menjaga kualitas proyek dan tepat waktu dalam pengerjaannya.
"Proyek ini tidak hanya sebagai wujud fisik bangunan, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, kualitas bangunan dan proses pembangunan harus diperhatikan secara serius," ujar Afifuddin Idrus.
Ditempat yang sama Kepala KUA Somagede, Fairuz Mustafiq, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran pembangunan.
Proyek ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur pelayanan publik berbasis keagamaan, yang didanai melalui skema SBSN, dan diharapkan menjadi salah satu upaya peningkatan layanan di bidang nikah dan manasik haji.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Teknis SBSN KUA Somagede memaparkan hasil kerja dan memberikan penjelasan mengenai tantangan yang dihadapi di lapangan serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Serta memberikan rincian mengenai progres pembangunan serta evaluasi dari aspek teknis dan administratif. Mereka menyampaikan bahwa pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 92,22 % dan diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (Mir/yud)
