PTA Ambalan Cut Nyak Dien–Diponegoro MA Al Falah Jatilawang Berlangsung Penuh Makna

Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
SHARE

Jatilawang – MA Al Falah Jatilawang kembali menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Pramuka Cut Nyak Dien–Diponegoro bagi peserta didik kelas X. Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap awal tahun pelajaran ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme sebagai sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kepramukaan bagi anggota baru. Sabtu (03/08)

Kegiatan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dengan didampingi para pembina Pramuka, Dewan Ambalan, serta panitia pelaksana. Sejak pagi hari, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian sebagai bekal menjadi Pramuka Penegak yang berkarakter. 

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta adalah mencari jejak. Dalam kegiatan tersebut, setiap sangga dituntut mampu bekerja sama menyelesaikan tantangan di setiap pos dengan memanfaatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kepemimpinan. Selain melatih ketangkasan, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya saling menghargai pendapat serta mengambil keputusan secara bersama. 

Suasana semakin semarak ketika malam hari seluruh peserta mengikuti upacara api unggun. Cahaya api unggun yang menyala menjadi simbol semangat, persatuan, dan tekad untuk terus mengembangkan diri sebagai generasi muda yang tangguh. Prosesi berlangsung khidmat dengan diiringi yel-yel kepramukaan yang menggugah semangat seluruh peserta. 

Dalam amanatnya, Juwantono selaku Pembina Pramuka menyampaikan bahwa kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan bukan sekadar seremoni penerimaan anggota baru, tetapi merupakan awal perjalanan peserta didik untuk belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan. 

"Pramuka bukan hanya tentang mengenakan seragam atau mengikuti kegiatan di lapangan. Pramuka adalah tempat belajar menjadi pribadi yang jujur, disiplin, mandiri, dan mampu bekerja sama. Saya berharap kalian mengikuti setiap proses dengan sungguh-sungguh agar nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala MA Al Falah Jatilawang, Amir Mahmud, memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai media pembentukan karakter yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan pendidikan madrasah. Menurutnya, generasi yang unggul tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari akhlak, kepedulian, dan jiwa kepemimpinannya. 

"Madrasah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlakul karimah, berjiwa pemimpin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan Pramuka, saya berharap kalian mampu menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," tuturnya. 

Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat kebersamaan yang telah terbangun selama kegiatan. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh dalam setiap rangkaian PTA akan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan di madrasah maupun di lingkungan masyarakat. 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Antusiasme peserta terlihat dalam setiap sesi, mulai dari kegiatan dinamika kelompok, mencari jejak, hingga upacara api unggun yang menjadi puncak kegiatan. Kekompakan antarpeserta menjadi cerminan tumbuhnya semangat persaudaraan yang menjadi salah satu nilai utama dalam Gerakan Pramuka. 

Melalui Penerimaan Tamu Ambalan Pramuka Cut Nyak Dien–Diponegoro, MA Al Falah Jatilawang berharap mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga berkarakter kuat, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang siap menghadapi tantangan zaman. Semangat yang dikobarkan melalui api unggun dan pengalaman mencari jejak diharapkan terus menyala dalam diri setiap peserta sebagai bekal untuk berkarya dan mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.