Edukasi Penataan Aset Keagamaan, Staf Bekali Mahasiswa PPL UIN Saizu Soal Kompleksitas Wakaf
Oleh KUA PURWOKERTO TIMUR
Purwokerto – Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Timur terus berkomitmen memberikan edukasi lapangan bagi para calon praktisi hukum dan keagamaan. Penata Layanan Operasional KUA Purwokerto Timur, Sugiarto, memberikan bimbingan teknis dan pengarahan khusus kepada tiga mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari UIN Profesor K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto di Balai Nikah KUA Purwokerto Timur. Senin (03/08)
Dalam sesi bimbingan tersebut, Sugiarto secara mendalam memaparkan pemetaan serta dinamika permasalahan wakaf yang terjadi di wilayah Kecamatan Purwokerto Timur. Ia menekankan bahwa tata kelola dan penyelesaian sengketa wakaf di lapangan memerlukan pemahaman hukum yang kuat serta pendekatan sosial yang matang.
"Persoalan wakaf di masyarakat ini sangat kompleks. Tidak hanya berorientasi pada aspek keagamaan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan legalitas hukum pertanahan, kelengkapan administrasi akta ikrar wakaf, hingga potensi konflik internal keluarga atau antarwarga," ujar Sugiarto di hadapan para mahasiswa.
Sugiarto menambahkan, penting bagi para mahasiswa sebagai generasi akademisi untuk memahami regulasi perwakafan secara menyeluruh agar mampu memberikan literasi yang benar kepada masyarakat di masa depan.
"Pengelolaan aset wakaf yang tertib administrasi sangat penting untuk menjaga keberlanjutan manfaat barang yang diwakafkan serta menghindari sengketa hukum di kemudian hari," tegasnya.
Sementara itu, Nadia Laela, salah satu mahasiswa PPL UIN Saizu Purwokerto yang mengikuti kegiatan bimbingan tersebut, menyambut positif materi yang disampaikan. Menurutnya, pemaparan langsung dari praktisi KUA membuka wawasan baru yang tidak selalu didapatkan di bangku perkuliahan.
"Bimbingan ini sangat membuka pemikiran kami. Kami jadi memahami bahwa teori perwakafan di perkuliahan memiliki tantangan tersendiri saat diimplementasikan di lapangan. Penjelasan dari Pak Sugiarto memberikan gambaran riil mengenai pentingnya ketelitian administrasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat," ungkap Nadia.
Melalui kegiatan bimbingan PPL ini, diharapkan para mahasiswa UIN Saizu Purwokerto tidak hanya menguasai teori akademis, tetapi juga memiliki kesiapan praktis dalam menyikapi pelbagai persoalan keagamaan dan pencatatan hukum sipil Islam di tengah masyarakat. (jw)
