Rakor Penyuluh Kalibagor: Validasi Data Masjid, Pengukuran Kiblat hingga Program BRUS

Oleh KUA kalibagor
SHARE

Kalibagor - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kalibagor mengadakan kegiatan rapat koordinasi rutin yang berlangsung dengan penuh semangat dan suasana kebersamaan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional, Amin Supangat, serta diikuti oleh seluruh penyuluh agama Islam Kecamatan Kalibagor. Rapat dilaksanakan sebagai bentuk penguatan koordinasi dan sinergi dalam menjalankan program-program pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Kamis (21/05)

Dalam arahannya, Amin Supangat menyampaikan pentingnya menjaga kekompakan, ketelitian, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kepenyuluhan, terutama menjelang momentum-momentum besar keagamaan yang membutuhkan kesiapan data dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Beliau juga mengingatkan agar seluruh penyuluh terus meningkatkan peran aktif di wilayah binaannya masing-masing sehingga program-program Kementerian Agama dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Pembahasan pertama dalam rapat tersebut yaitu mengenai progres kelengkapan data masjid dan mushola dalam rangka persiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha. Seluruh penyuluh diminta untuk terus memperbarui dan memastikan validitas data tempat ibadah di wilayah masing-masing, baik terkait kondisi masjid dan mushola, pelaksanaan salat Idul Adha, hingga kesiapan kegiatan penyembelihan hewan kurban. Pendataan tersebut dinilai sangat penting sebagai bentuk tertib administrasi sekaligus bahan monitoring pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kecamatan Kalibagor.

Agenda kedua membahas rencana kegiatan pengukuran arah kiblat yang akan dilaksanakan di wilayah Pajerukan. Dalam pembahasan tersebut, para penyuluh melakukan koordinasi terkait teknis pelaksanaan, jadwal kegiatan, serta persiapan alat yang akan digunakan dalam proses pengukuran arah kiblat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat agar arah kiblat masjid maupun mushola benar-benar sesuai dengan ketentuan syariat. Para penyuluh menyambut baik program tersebut dan siap mendukung pelaksanaannya di lapangan.

Selanjutnya, rapat juga membahas berbagai rencana kegiatan dalam menyambut bulan Muharram. Momentum Tahun Baru Islam dipandang sebagai kesempatan penting untuk meningkatkan syiar Islam serta membangun semangat hijrah menuju pribadi dan masyarakat yang lebih baik. Dalam diskusi tersebut muncul berbagai usulan kegiatan keagamaan dan sosial yang nantinya akan dilaksanakan bersama masyarakat, seperti pengajian, santunan anak yatim, doa bersama, hingga pembinaan generasi muda Islam. Para penyuluh diharapkan dapat menjadi motor penggerak kegiatan Muharram di wilayah binaannya masing-masing.

Pembahasan terakhir dalam rapat adalah mengenai program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah). Program ini menjadi salah satu perhatian penting dalam pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang baik, akhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan pergaulan dan perkembangan zaman. Dalam rapat tersebut dibahas strategi pelaksanaan kegiatan BRUS, materi pembinaan yang akan diberikan, serta upaya membangun pendekatan yang lebih menarik dan komunikatif kepada para remaja usia sekolah. Diharapkan melalui program ini, para remaja dapat memperoleh bekal ilmu agama, motivasi, dan pembinaan karakter yang positif.

Kegiatan rapat koordinasi berlangsung dengan lancar, aktif, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Melalui rapat ini diharapkan seluruh program kepenyuluhan dan pelayanan keagamaan di Kecamatan Kalibagor dapat berjalan lebih terarah, maksimal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.