Ramadhan dan Strategi Bangun Investasi Akhirat

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - Koordinator Wilayah Kecamatan Dinas Pendidikan (Korwilcamdindik) Purwokerto Barat menggelar kegiatan amaliah Ramadhan berupa Kajian Ramadhan yang dilaksanakan di Aula Korwilcamdindik Purwokerto Barat. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Dudiyono, dan berlangsung khidmat dengan dihadiri para kepala sekolah, guru, serta unsur kelembagaan pendidikan. Kajian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai spiritual dan karakter insan pendidikan di momentum bulan suci. Jumat (17/02)

Kegiatan tersebut terlaksana atas sinergitas Korwilcamdindik Purwokerto Barat bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), PGRI, serta Kepala MI se-Purwokerto Barat. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya religius di lingkungan pendidikan. Melalui forum kajian ini, seluruh peserta diajak menjadikan Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum strategis untuk membangun investasi akhirat yang berdampak nyata dalam kehidupan.

Dalam pemaparannya, Dudiyono menekankan pentingnya berkomitmen menguatkan investasi akhirat melalui lima langkah utama. Pertama, meluruskan niat dan memperkuat takwa sebagai fondasi ibadah. Kedua, menghidupkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, memperbanyak sedekah dan kepedulian sosial. Keempat, menghidupkan qiyamullail serta mengoptimalkan pencarian Lailatul Qadar. Kelima, menjaga konsistensi amal saleh pasca Ramadhan. Ia menegaskan bahwa wujud nyata dari dampak ibadah seseorang adalah meningkatnya nilai kemanusiaan dan kemanfaatan bagi sesama serta kepedulian terhadap lingkungan.

Sementara itu, Koordinator Korwilcamdindik Purwokerto Barat, Siti Rohani, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kajian Ramadhan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas sinergitas seluruh pihak dan mengajak peserta menjadikan bulan puasa sebagai wahana introspeksi serta perbaikan diri. Ketua K3S, Nur Handayawati, turut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini membawa manfaat luas dan materi yang disampaikan oleh Ustadz Dudiyono dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Ramadhan benar-benar menjadi sarana membangun pribadi yang lebih bertakwa dan berdaya guna.