Ratusan Siswa Ikuti Wisata Religi Ke Enam Tempat Ibadah
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas) - 150 siswa siswi Madrasah Aliyah Ma'Arif NU 1 Cilongok mengikuti kegiatan outingclass wisata religi ke enam tempat ibadah dan penganut kepercayaan yang ada di wilayah kota Purwokerto. Rombongan yang berangkat dengan 9 bis ini didampingi 15 guru pembina. Selasa (08/09)
Kegiatan ini merupakan pembelajaran pendidikan moderasi beragama pengenalan tempat ibadah dari enam agama serta penghayat yang ada di Kabupaten Banyumas. Hal ini juga sesuai dengan kebijakan dari Kementerian Agama tentang penguatan moderasi bergama untuk semua kalangan.
Kasubbag TU M Wahyu Fauzi Aziz mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menyatakan bahwa pengenalan dan penguatan moderasi beragama harus mulai dilakukan semenjak usia dini, dan bisa dilakukan di semua kalangan.
“ Kami sangat mendukung dengan adanya outing class penguatan moderasi baragama yang digagas oleh MA Ma’Arif NU 1 Cilongok bagi siswa siswinya. Selain dengan motede langsung berkunjung ke tempat ibadah agama lain, metode lain pengenalan moderasi beragama juga bisa dilakukan dengan permainan ular tangga pancasila. Harapan kami sekolah sekolah lain juga akan mengikuti kegiatan positif ini.” Tuturnya.
Enam tempat ibadah yang dikunjungi yakni Katedral Purwokerto (Gereja Katolik), 2. Gereja Kristen Martadinata, 3. Vihara Buddha Dipa, 4. Pura Awatara di Kompleks SPN Polda Jawa Tengah, 5. Sanggar Tri Tunggal Bayu Brobahan Kranji, 6. Klenteng Hok Tek Bio Pasar Wage Purwokerto.
Ketua Generasi Muda (GM) FKUB Banyumas, Layla Mardliyah menyatakan, kegiatan ini merupakan virus kebaikan yang dapat menyemai banyak bibit toleransi bagi siswa. Melalui kunjungan ke tempat ibadah siswa lebih mudah untuk mengenal tentang agama yang berbeda dan mampu untuk membangun semangat toleransi dan kerukunan.
“ Ini merupakan bentuk pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, mengajarkan toleransi, dan memperkenalkan keberagaman agama yang ada di Banyumas. Selain mengenalkan tempat ibadah dari enam agama dan kepercayaan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mendapatkan pemahaman langsung tentang keyakinan yang dianut oleh masyarakat di sekitar mereka.” Ujar Layla
Sementara itu Kepala MA Ma’arif NU 1 Cilongok, Arif Rahmanudin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran tentang toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
“ Tujuan kunjungan adalah untuk belajar tentang toleransi dan sekaligus mengaplikasikan apa yang sudah diajarkan di sekolah. Kegiatan ini bagian dari pelaksanaan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan outing class siswa”, ungkapnya. (yud/is)
