Ratusan UMKM Ramaikan Pekan Halal Banyumas

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas bersama dengan Pemkab Kabupaten Banyumas, MUI Kabupaten Banyumas, dan Bank Mandiri menyelenggarakan Pekan Halal Banyumas di Pendopo SiPanji Purwokerto. Acara yang melibatkan 65 Pendamping Produk Halal (PPH) dari Lembaga Halal Center UIN Saizu Purwokerto, UMP, Unsoed dan UIN Walisongo, dihadiri lebih dari 200 pelaku usaha di Banyumas. Rabu (25/10)

Hadir dalam pembukaan Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Sekda  Kabupaten Banyumas Junaidi, Ketua MUI Kabupaten Banyumas KH. Thoefur Arofat, Kepala kantor Kemenag Banyumas H. Ibnu Asaddudin, Kasubag TU Kankemenag Banyumas Wahyu Fauzi Aziz,  LP3M Unsoed, LP3M UIN Saizu Purwokerto, LP3M UMP dan Pelaku Usaha.

Wahyu Fauzi Aziz selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan Pekan Halal Banyumas dalam sambutannya menyampaikan, " kedepan ditahun 2024 sebagaimana amanat undang-undang semua produk yang beredar harus sudah bersertifikat halal.

“ Oleh karena itu kita bersama stakeholder dan dinas terkait akan terus bergerak kepada UMKM memastikan bahwa produk UMKM sudah bersertifikat halal. Kabupaten Banyumas peringkat 1 di Jawa Tengah dalam perolehan sertifikat halal. Kami juga terus bergerak bersama para Penyuluh Agama Islam turun kebawah untuk mendata dan mengajak para UMKM agar mendapatkan sertifikat halal." Jelasnya.

"Hari ini silahkan para pelaku usaha untuk bisa mendaftarkan produknya agar nantinya di input terkait dengan sertifikat halal. Ada juga dinas terkait dan pemerintah membantu masyarakat agar mendapatkan sertifikat halal." Jelas Wahyu Fauzi.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh kasubag TU KanKemeneag Banyumas KH. Thoefur Arofat Ketua MUI Banyumas menjelaskan bahwa pentingnya sertifikat halal adalah agar masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim, merasa lebih yakin karena produk yang dikonsumsinya  sudah berlebel halal.

" Hal ini akan menguntungkan semua pihak, bagi para pelaku usaha itu sendiri bisa lebih laris /laku jualannya. Serta mendapatkan kepercayaan lebih di masyarakat karena sudah bersertifikat halal." Ungkapnya

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis sepuluh sertifikat halal bagi UMKM yang sudah keluar.

PJ Bupati Banyumas dalam sambutannya yang dibacakan oleh Junaidi Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Sekda Kabupaten Banyumas mengapresiasi kepada jajaran Kementerian Agama Kabupaten Banyumas atas inisiasi terselenggaranya acara ini.

“ Semoga dengan adanya sertifikat halal ini akan mampu mendorong meningkatkan brand dan menambah omset para pelaku usaha. Pekan halal ini merupakan  bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan industri UMKM di wilayah kita, khususnya dalam kepatuhan prinsip-prinsip halal."

"Kita semua tahu betapa pentingnya sertifikasi halal dalam dunia bisnis saat ini. Terutama dengan pertumbuhan konsumen yang semakin  peduli dalam aspek halal dalam makanan, minuman maupun produk lainnya. Keberadaan UMKM dalam perekonomian lokal sangat signifikan. Mereka adalah tulang punggung ekonomi, memberikan lapangan pekerjaan, memperkuat komunitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan." Jelasnya lebih lanjut

Proses pelaksanaan pendaftaran sertifkat halal bagi UMKM di pendopo Sipanji ini juga melibatkan petugas dari DPMPPTSP Kabupaten Banyumas dalam pendaftaran NIB melalui aplikasi OSS RBA.

“ Alhamdulillah hari ini sertifikat halal bagi produk saya sudah keluar, semoga dengan adanya sertifikat ini produk madu saya dapat semakin laris dan masyarakat percaya.” Terang Dwi Meilani .(yud/jul)