Redam Ketegangan Lewat Siroh Hajar Aswad, Penyuluh Ajak Jamaah MT Az Zahra Somagede Teladani Akhlak Rasulullah
Oleh KUA Somagede
Somagede – Suasana penuh khidmat meruap di Masjid Al Mukmin, Grumbul Wanakropo, Desa Somagede. Ratusan jamaah Majelis Taklim (MT) Az Zahra bersama jajaran Takmir Masjid berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Penyuluh Agama Islam KUA Somagede, Nuryati. Selasa (25/08)
Acara diawali dengan pembacaan Mahalul Qiyam yang menggema syahdu, memandu seluruh jamaah untuk berdiri seraya memanjatkan sholawat penuh rasa cinta kepada Sang Baginda Nabi.
Memasuki inti acara, Nuryati membawakan tausiyah bertema "Mari Jadikan Momen Maulid ini dengan Memperbanyak Sholawat dan Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari". Untuk menghidupkan pesan tersebut, ia memaparkan kisah inspiratif dari siroh nabawiyah saat Ka'bah dipugar.
Kala itu, ketegangan hebat nyaris memicu pertumpahan darah antar-kabilah Quraisy yang saling berebut kehormatan untuk meletakkan kembali Hajar Aswad ke tempatnya. Nabi Muhammad SAW hadir menjadi agen perdamaian yang jenial. Dengan membentangkan sorbannya dan meminta setiap kepala kabilah memegang ujung kain bersama-sama, beliau berhasil menyatukan perbedaan dan menghindarkan konflik besar.
"Hikmah besar dari peristiwa Hajar Aswad ini adalah bagaimana Rasulullah mengedepankan musyawarah, kebijaksanaan, dan kedamaian di tengah perbedaan. Kebijaksanaan inilah yang wajib kita teladani dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari," tegas Nuryati di hadapan para jamaah.
Peringatan Maulid Nabi ini pun ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah MT Az Zahra untuk terus menghidupkan sunnah dan memperbanyak sholawat dalam keseharian mereka. (NurY)
