Ribuan Anak TK/RA Diponegoro Purwokerto dan Baturaden Antusias Ikuti Manasik Haji di GOR Satria
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas) – Sebanyak 1.643 anak dari TK/RA Diponegoro yang berada di wilayah koordinasi Purwokerto dan Baturaden dengan total 41 lembaga pendidikan, mengikuti kegiatan manasik haji di GOR Satria Purwokerto pada Rabu (30/10). Acara ini bertujuan untuk mengenalkan rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji, kepada anak-anak sejak usia dini.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Lurah Purwokerto Timur, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), Ketua Muslimat NU Kabupaten Banyumas, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Muslimat (IGTKM), Ketua Ikatan Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Muslimat (IPTKM), dan YPMNU Purwokerto. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan besar terhadap pendidikan karakter dan spiritual pada anak-anak.
Dalam kegiatan manasik haji ini, anak-anak diajarkan berbagai tata cara dan simbol-simbol ibadah haji, seperti mengenakan pakaian ihram, melakukan tawaf (berkeliling Ka'bah), dan wukuf di Arafah. Kegiatan ini dikemas secara sederhana dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Lurah Purwokerto Timur dalam sambutannya mengapresiasi acara ini sebagai langkah positif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. "Manasik haji ini adalah bagian dari pendidikan yang sangat baik untuk anak-anak kita. Mereka belajar tentang kebersamaan, ketaatan, dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah," ujarnya.
Ketua Muslimat NU Banyumas Hj. Laily Mansyur juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.
"Kegiatan manasik haji seperti ini bisa menjadi ikhtiar untuk mengenalkan rukun Islam Kelima serta mengenalkan anak usia dini tentang sejarah dan perjuangan nabi, di dalamnya termasuk ikhtiar membentuk anak soleh solehah. Kegiatan pembelajaran langsung seperti ini akan menjadi pembelajaran bermakna bagi anak anak sehingga anak akan selalu mengingat sampai masa dewasanya." jelasnya.
Dengan antusiasme tinggi dari anak-anak dan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan manasik haji ini berjalan lancar dan penuh makna. Para pendidik dan orang tua berharap agar nilai-nilai religius ini akan terus tertanam dalam kehidupan sehari-hari anak-anak. (aji/yud)
