Roling KTU Madrasah Negeri Di Banyumas
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas) –Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Ibnu Asaddudin melantik dan mengambil sumpah pejabat baru Kepala Tata Usaha MAN 1 Banyumas Patiman, SE serta melantik dan mengambil sumpah Taufik, S.Pd.I sebagai Kepala Tata Usaha di MTs Negeri 2 Banyumas. Pelantikan ini dilakukan di Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Senin (27/05).
Hadir dalam pelantikan Kasubbag TU, Kepala Seksi dan Penyelenggara , Kepala Madrasah Negeri , Pengawas Madrasah, ASN di lingkungan kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, serta tamu undangan lain.
Pelantikan Patiman sebagai KTU MAN 1 Banyumas merupakan promosi jabatan menggantikan Taufik yang ditugaskan sebagai KTU di MTs Negeri 2 Banyumas, setelah KTU lama di MTs Negeri 2 Banyumas meninggal dunia.
Dalam sambutannya, Kepala kantor menjelaskan bahwa KTU dan Kasubbag TU harus mencari uang untuk menjalankan roda, ini merupakan pekerjaan yang paling berat disebuah organisasi. Jadi tidak boleh KTU dan Kasubbag TU menyampaikan tidak ada anggaran.
“ Sebagai pemimpin itu harus bergerak cepat, dan yang bergerak cepat adalah kasubbag TU dan KTU, maka ketika tidak ada anggaran tidak boleh kembali katas. Maka ketika ada keruwetan, Kasubbag TU harus manggil kasi Gara, KTU harus mengumpulkan Waka Wakanya, tentu ada yang pro dan kontra. Pro dan kontra tidak boleh sampai keatas. Kasubbag TU dan Kasi gara bertugas untuk mengurai keruwetan tersebut, maka jika permasalahan ini mandeg berarti Kasubbag TU tidak layak. Keruwetan tersebut bisa diuraikan melalu network atau jaringan, melalui kerjasama dengan CSR.” Terangnya.
“ Rotasi, promosi dan mutasi itu hal yang biasa, mutasi dan promosi bukan karena faktor kedekatan, akan tetapi karena kualitas yang baik, sregep. Kenalilah diri sendiri dan sekeliling kita, kalau sudah mengenali diri sendiri maka akan dapat membawa diri kita, kalau sudah dapat membawa diri sendiri maka akan mampu ditempatkan dimana – mana.” Terangnya lebih lanjut.(tum)
