Rubah Mindset , Jangan Jadi Guru Jaman Purbakala
Oleh HUMAS
MAN 1 Banyumas menggelar kegiatan workshop Review dan Revisi Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) dan Kurikulum Madrasah (KM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut.Senin (08/07)
Workshop yang berlangsung di Aula MAN 1 Banyumas ini bertujuan untuk memperbarui serta meningkatkan kualitas kurikulum yang ada sesuai dengan perkembangan pendidikan terkini. Dengan pemateri dan pembicara dalam workshop ini adalah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyumas, H. Ibnu Asaddudin dan kasi Pendidikan Madrasah H. Edi Sungkowo.
Kepala Kantor Kemenag saat memberikan sambutan menekan bahwa realita bapak ibu harus dirubah, SMA saat ini nilainya besar semua, berarti bapak ibu tidak melihat realita yang ada di lapangan.
“ Indonesia masih melihat satu lembar kertas atau ijasah, ketika MAN 1 tidak bisa melihat realita yang ada di lapangan akan begitu terus. Tapi karena kita tidak bisa melihat realita di lapangan, yang dilihat hanya realita siswanya maka target tidak akan terlampaui.” Jelasnya.
“ Rubah mindset itu, ewondene si siswa nilainya rendah terus itu tugas kita, yaitu dengan memberikan tritmen. Apalagi sekarang belajar merdeka, dia kelemahannya apa, contohnya bikin tiktok, bikin youtube suruh buat konten tentang materi ini, maka dia akan mencari dimana mana untuk bikin tiktok, secara tidak langsung dia belajar mandiri.” Jelasnya lebih lanjut.
Peserta workshop sangat antusias dalam menyambut materi-materi yang diberikan, karena hal ini dianggap sebagai langkah positif dalam memperkuat mutu pendidikan di MAN 1 Banyumas. Diharapkan hasil dari workshop ini dapat segera diimplementasikan dalam proses belajar mengajar di sekolah tersebut.
Kepala MAN 1 Banyumas, Jahroni menyatakan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya untuk menjaga relevansi pendidikan dengan tuntutan zaman. "Kami berkomitmen untuk terus memperbaharui kurikulum demi menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi siswa," ujarnya.(tum)
