Sakit Bukan Halangan: Penghulu KUA Somagede Berbagi Teknik Sholat Ajz di Masjid Al Amanah

Oleh KUA Somagede
SHARE

Banyumas – Ibadah sholat adalah tiang agama yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun, termasuk saat raga tak lagi bugar. Pesan kuat inilah yang dibawa oleh Faiz Romadhon, Penghulu CPNS KUA Somagede, saat mengisi kajian di Majlis Taklim Al Mawaddah, Masjid Al Amanah, Desa Kanding baru-baru ini. Kamis (30/04)

Berbeda dengan kajian teori pada umumnya, Faiz yang didampingi oleh seluruh tim Penyuluh Agama Islam KUA Somagede, membawakan materi yang sangat praktis dan relevan bagi jamaah: Tata Cara Sholat 'Ajz (sholat bagi orang yang lemah atau sakit).

Memahami bahwa visualisasi lebih efektif daripada sekadar kata-kata, Faiz Romadhon turun langsung memperagakan gerakan demi gerakan. Mulai dari posisi sholat sambil duduk hingga berbaring, Faiz menjelaskan detail rukun yang harus tetap terpenuhi meski dalam keterbatasan fisik.

"Kami ingin jamaah paham bahwa Islam itu memudahkan, bukan mempersulit. Sakit bukan alasan untuk putus komunikasi dengan Sang Pencipta," ujar Faiz di sela-sela peragaannya.

Antusiasme jamaah terlihat jelas. Mereka tidak hanya menonton, tetapi juga aktif mengikuti instruksi gerakan yang dicontohkan. Suasana masjid menjadi hidup dengan diskusi interaktif mengenai kendala-kendala fisik yang sering dialami lansia saat beribadah.

Tak berhenti pada materi sholat, kegiatan ini ditutup dengan sesi yang lebih personal. Seluruh Penyuluh Agama Islam KUA Somagede berpencar menemani jamaah satu per satu untuk bimbingan baca Iqra dan Al-Qur'an.

Metode face-to-face ini diterapkan agar setiap jamaah mendapatkan koreksi yang tepat sesuai kemampuan masing-masing. Langkah jemput bola yang dilakukan KUA Somagede ini mendapat apresiasi hangat dari warga Desa Kanding, mengingat pentingnya pendampingan berkelanjutan dalam pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di tingkat desa. (Nuryati, S.H)