Santunan Anak Yatim Warnai Amaliah Ramadan di Karangsalam Lor
Banyumas — Suasana penuh kepedulian dan kebersamaan mewarnai kegiatan santunan anak yatim yang digelar di Desa Karangsalam Lor, Kecamatan Baturraden. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian amaliah Ramadan yang bertujuan menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Minggu (15/03)
Sebanyak 12 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Bantuan yang diberikan berasal dari para donatur serta hasil penggalangan dana yang dikelola oleh Karang Taruna Jaya Desa Karangsalam Lor. Keterlibatan pemuda dalam kegiatan ini menunjukkan peran aktif generasi muda dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan desa.
Turut hadir dalam acara tersebut, Nani selaku penyuluh agama Islam Kecamatan Baturraden. Selain itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Baturraden juga turut menghadiri dan memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan santunan ini, sebagai bentuk sinergi antara organisasi kepemudaan di tingkat desa dan kecamatan.
Dalam kesempatan itu, Nani tidak hanya mendampingi jalannya kegiatan, tetapi juga menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) yang sarat makna. Kultum yang disampaikan mengangkat tema “5 Pendusta Agama dalam Surat Al-Ma’un”.
Dalam ceramahnya, Nani menjelaskan bahwa Surat Al-Ma’un memberikan peringatan keras terhadap perilaku yang mencerminkan pendustaan terhadap agama, seperti mengabaikan anak yatim, tidak mendorong memberi makan orang miskin, lalai dalam salat, riya (pamer dalam beribadah), serta enggan membantu sesama. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian sosial.
“Kegiatan santunan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga sebagai pengingat bagi kita semua agar lebih peduli terhadap sesama, khususnya anak yatim. Ini adalah bagian dari implementasi nilai-nilai dalam Surat Al-Ma’un,” ujar Nani dalam kultumnya.
Ketua Karang Taruna Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, baik para donatur maupun masyarakat yang turut berpartisipasi dalam penggalangan dana. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga pada kesempatan lainnya.
Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama untuk keberkahan dan kesejahteraan seluruh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan keikhlasan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat hubungan sosial. (Nani)
