SDN 4 Kranji Purwokerto Gunakan Metode Drill Untuk Hafalan Quran

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto : Dalam seminggu tiga kali kami melakukan metode ini terhadap anak - anak, dimana dalam satu pertemuan grup berlima dan dilakukan secara bergantian untuk saling menghafalkan Al Quran, demikian disampaikan oleh Isnani Hidayati,M.Ag  guru agama Islam di SD N 4 Kranji Purwokerto  pada saat wawancara di SDN 4 Kranji Purwokerto (Kamis, 10/6)

Setahun lebih  Pandemi Covid 19  melanda hampir di semua negara dan melumpuhkan semua sendi kehidupan di masyarakat dan tak terkecuali dunia pendidikan di Indonesia, kebijakan pemerintah yang meniadakan pembelajaran tatap muka untuk menekan penyebaran virus covid 19 ini memaksa para guru untuk  belajar dan berkreasi bagaimana pendidikan tetap berjalan walaupun harus liwat jaringan internet (DARING).

Hal inipun dilakukan oleh guru agama Islam dari SDN 4 Keranji Purwokerto dalam menerapkan metode pembelajaran secara daring," Metode Drill ini kami terapkan secara bergantian bagi siswa, dimana 5 orang siswa akan dibuat dalam satu kelompok, masing masing siswa disini akan dibimbing secara terus menerus secara bertahap. Untuk saat ini kami mencoba dengan suratan pendek terlebih dahulu dan siswa akan disuruh menghapalkan cuma dua atau tiga ayat dulu, seandainya sudah hapal baru akan dilanjutkan dengan ayat berikutnya. Alhamdulillah dengan menggunakan metode drill ini perkembangan siswa terlihat dalam segi hapalan surat." tutur Isnani

" Dimasa pandemi sekarang guru dituntut untuk lebih kreatif dan harus mau untuk belajar dengan metode terbaru menyesuiakan kondisi saat ini. Banyak kendala yang dialami baik oleh siswa maupun guru sendiri, seperti sinyal yang internet yang belum sepenuhnya merata disemua lokasi, kondisi siswa atau wali dari siswa yang tidak memahami teknologi, siswa yang tidak mempunyai Hp android, bahkan gurunya sendiri yang belum memahami dangan teknologi sekarang ini. Bagi guru yang tidak berani untuk merubah otomatis akan mengalami keterlambatan dalam pembelajaran secara daring.  Harapan kami semoga pandemi bisa cepat berlalu dan kami bisa melakukan belajar secara normal kembali seperti dulu" lebih lanjut 

Ditempat yang sama Kepala Sekolah SDN 4 Kranji Widiastuti, M.Pd menyampaikan bahwa dalam kondisi seperti saat ini kegiatan belajar mengajar tetap harus berjalan , sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat saat ini menggunakan metode daring. " Kami memahami sepenuhnya bahwa kebijakan proses belajar mengajar secara daring akan banyak sekali kendalanya, masalah  sinyal , kuota , Hp yang tidak suport , wali murid yang tidak siap bahkan guru gurunya sendiri yang belum begitu menguasai teknik daring juga ada. Akan tetapi pembelajaran  harus tetap berjalan dalam kondisi apapun, kami ingin bisa kembali belajar secara normal dengan tatap muka akan tetapi kami juga harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan dari siswa, orang tua dan guru itu yang paling utama." pungkas widi (yudi)