Sejukkan Jiwa, KUA Rawalo Hadir Ajarkan Baca Tulis Al-Quran di Majelis Taklim Al Istighfar
Oleh KUA Rawalo
Rawalo – Kantor Urusan Agama (KUA) Rawalo terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pembinaan keagamaan. Salah satunya hari ini dengan memberikan pendampingan baca tulis Al-Qur’an kepada jamaah Majelis Taklim Al Istighfar. Senin (10/08)
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Rawalo dalam meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca dan menulis Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci. Suasana pembelajaran berlangsung penuh kekeluargaan, sehingga jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan antusias.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama, Yayah Riayatun Ni'mah dan Ika Ariyanti atas perintah Kepala KUA Rawalo, Sakdolah, memberikan bimbingan secara bertahap, mulai dari pengenalan dan pembenahan bacaan huruf hijaiyah, pelafalan yang tepat, hingga praktik membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Jamaah juga diberikan motivasi agar senantiasa meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Yayah menyampaikan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an bukan sekadar keterampilan, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan membaca dan memahami Al-Qur’an secara rutin, diharapkan hati menjadi lebih tenang serta kehidupan masyarakat semakin dihiasi nilai-nilai keislaman.
“Belajar Al-Qur’an hendaknya dilakukan dengan istiqamah. Tidak perlu merasa malu untuk terus belajar dan memperbaiki bacaan, karena setiap langkah dalam mempelajari Al-Qur’an merupakan bagian dari amal kebaikan,” pesan Yayah.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, KUA Rawalo berharap Majelis Taklim Al Istighfar dapat terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menimba ilmu agama, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas ibadah.
Kehadiran KUA Rawalo di tengah majelis taklim menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Dengan semangat “Sejukkan Jiwa bersama Al-Qur’an”, KUA Rawalo terus mendorong masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.
