Seksi PHU Gelar Evaluasi Laporan Keuangan Bimbingan Manasik Haji Kecamatan Tahun 1445 H / 2024 M
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas)- Seksi Pengelolaan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyumas mengadakan acara evaluasi laporan keuangan Bimbingan Manasik Haji Kecamatan tahun 1445 H / 2024 M di Aula Al Ikhlas Kantor Kemenag Banyumas pada Senin, 30 Juli 2024.
Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Banyumas, H. Ibnu Asaddudin, didampingi Kasi PHU H. Hendro, H. Iksanudin selaku Area Manajer JMA Syariah wilayah Jawa Tengah , serta dihadiri Kepala KUA , bendahara , japel KUA se-Kabupaten Banyumas.
Dalam sambutannya, H. Ibnu Asaddudin mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Seksi PHU dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji Kecamatan. Beliau menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap laporan keuangan, terutama untuk memastikan bahwa dana yang dikelola dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
H. Hendro, Kasi PHU, dalam presentasinya memaparkan berbagai aspek laporan keuangan haji, termasuk alokasi anggaran, pengeluaran, serta kendala yang dihadapi selama proses pengelolaan. Beliau juga menjelaskan langkah-langkah perbaikan yang telah dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan dana haji.
" Untuk Jamaah haji tahun 2024 berjumlah 1158 jamaah, terbagi dalam 16 kelompok bimsik di tingkat kecamatan, pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancer dan sudah pulang semua. Dana PENGELOLAAN KEUANGAN OPERASIONAL IBADAH HAJI (PKOPIH) sebesar 694.800.000 telah didistribusikan kepada kepala KUA Kecamatan melalui dua tahap, yakni tahap pertama 80% dan tahap kedua 20% ."
Acara ini juga menjadi forum diskusi bagi Kepala KUA dan bendahara KUA dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banyumas. Mereka menyampaikan berbagai masukan dan saran mengenai proses administrasi dan pelaporan keuangan haji, yang diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang.
Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan pengelolaan keuangan haji ke depan akan lebih baik dan mampu memenuhi standar akuntabilitas yang tinggi, serta memberikan pelayanan yang optimal bagi para jemaah haji.(yud)
