Sentuhan Rohani, Menguatkan Hati Pasien
Jatilawang - Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang melaksanakan bimbingan rohani Islam kepada pasien rawat inap di Puskesmas Jatilawang melalui pemberian doa, dukungan spiritual, dan motivasi agar pasien tetap sabar serta tabah dalam menghadapi ujian sakit. Selasa (13/10)
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya pasien yang sedang menjalani perawatan. Dalam kunjungan tersebut, penyuluh menjumpai seorang pasien yang tampak sedih karena kondisi gula darahnya tinggi. Kesedihan pasien semakin terasa karena tidak ada anggota keluarga yang mendampingi selama menjalani perawatan, mengingat anak-anaknya sedang sibuk bekerja.
Melihat kondisi tersebut, Penyuluh Agama Islam memberikan perhatian dengan mengajak pasien berbincang secara hangat dan penuh empati. Pasien diberikan motivasi agar tetap bersabar, memperkuat keimanan, serta tidak kehilangan harapan dalam menghadapi ujian kehidupan. Penyuluh juga mengingatkan bahwa sakit dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, berzikir, dan senantiasa berbaik sangka kepada-Nya.
Dalam kesempatan itu, penyuluh memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan kesembuhan, menguatkan hati pasien, mengangkat rasa sedihnya, serta memberikan kemudahan dalam menjalani proses pengobatan. Pasien juga dimotivasi untuk tetap mengikuti anjuran tenaga kesehatan dan menjaga semangat selama menjalani perawatan.
Kegiatan bimbingan rohani ini bertujuan memberikan ketenangan batin, menguatkan mental dan spiritual pasien, serta menumbuhkan harapan agar pasien tidak merasa sendiri dalam menghadapi ujian sakit. Kehadiran penyuluh diharapkan dapat memberikan manfaat berupa dukungan moral, rasa diperhatikan, dan penguatan keimanan bagi pasien yang sedang membutuhkan pendampingan.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang berharap pelayanan bimbingan rohani dapat terus menjadi bagian dari kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang sakit. Semoga doa dan motivasi yang diberikan menjadi penguat hati bagi pasien, serta mengingatkan kita semua akan pentingnya kasih sayang, perhatian, dan kepedulian kepada sesama, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
