Sinergi Madrasah dan Orang Tua Menguat, Melalui Rapat Koordinasi Kelas Khusus
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas, 16 Juli 2026 – MTs Negeri 3 Banyumas terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan unggulan melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Kelas Khusus Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilaksanakan pada Kamis (16/7).
Kegiatan ini diikuti oleh orang tua murid kelas khusus, wali kelas, komite madrasah, serta jajaran pimpinan madrasah sebagai langkah awal membangun sinergi yang kuat antara madrasah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan program unggulan. Tahun ini, MTs Negeri 3 Banyumas membuka tiga kelas khusus, yaitu Kelas 7A Tahfizh dengan wali kelas Nurul Hikmah, Kelas 7B Sains dengan wali kelas Atik Nurjannah, dan Kelas 7C Bilingual dengan wali kelas Riyadul Maki Aji M.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan program kelas khusus yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan. Suasana penuh antusias tampak dari para orang tua yang hadir untuk memperoleh informasi mengenai program pembelajaran, penguatan karakter, serta berbagai kegiatan pendukung yang akan diterapkan dalam sistem Full Day School. Kehadiran para wali murid menjadi bukti besarnya harapan masyarakat terhadap program unggulan yang dirancang untuk mengembangkan potensi akademik, keagamaan, maupun keterampilan berbahasa peserta didik secara optimal.
Dalam sambutannya, Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, Sudir, menegaskan bahwa kelas Tahfizh, Sains, dan Bilingual merupakan program strategis madrasah dalam menjawab kebutuhan pendidikan masa depan. Menurutnya, kelas Tahfizh diarahkan untuk mencetak generasi Qurani yang memiliki hafalan kuat dan akhlak mulia, kelas Sains dipersiapkan untuk melahirkan peserta didik yang unggul dalam bidang riset dan prestasi akademik, sedangkan kelas Bilingual menjadi wadah pengembangan kemampuan bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global. Beliau berharap seluruh orang tua dapat menjadi mitra utama madrasah dalam mendampingi putra-putrinya sehingga tujuan program dapat tercapai secara maksimal.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Komite MTs Negeri 3 Banyumas, Ahmad Badrodin, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kelas khusus pada tahun ajaran baru ini. Ia mengapresiasi langkah madrasah yang terus berinovasi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada madrasah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua melalui komunikasi dan kerja sama yang intensif. Dengan penerapan sistem Full Day School, ia optimistis pembinaan akademik maupun karakter peserta didik akan berjalan lebih efektif dan terarah.
Agenda utama rapat dilanjutkan dengan pembentukan Paguyuban Orang Tua Murid dan Guru (POMG) sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara orang tua dan pihak madrasah. Untuk Kelas 7A Tahfizh, terpilih Budi Cahyono sebagai ketua, Maratul Imaniah sebagai sekretaris, dan Tatianah sebagai bendahara. Pada Kelas 7B Sains, kepengurusan POMG dipercayakan kepada Ibu Siswadi sebagai ketua, Ibu Ririn sebagai sekretaris, dan Ibu Wiwik sebagai bendahara. Sementara itu, Kelas 7C Bilingual memilih Ibu Kholifah sebagai ketua, Ibu Wili sebagai sekretaris, dan Ibu Rundiani sebagai bendahara.
Melalui rapat koordinasi ini, MTs Negeri 3 Banyumas berharap terbangun kesamaan visi antara madrasah dan orang tua dalam mengawal perkembangan peserta didik. Sinergi yang kuat melalui POMG diharapkan mampu menjadi motor penggerak keberhasilan program kelas khusus sekaligus memperkuat budaya kolaboratif di lingkungan madrasah. Dengan dukungan seluruh pihak, kelas Tahfizh, Sains, dan Bilingual diyakini akan menjadi ruang lahirnya generasi unggul yang beriman, berprestasi, berwawasan global, serta siap menghadapi tantangan masa depan sesuai visi MTs Negeri 3 Banyumas sebagai Madrasah KEREN NG'TR'EN.(HumasMTsN3)
