HUT RI #81

Siswa Kelas IX MTs Manbaul Falah Gerduren Mengenal Bahaya Rokok melalui Praktik Sains

Oleh MTsMFGerduren
SHARE

Banyumas – Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di MTs Manbaul Falah Gerduren tidak hanya berlangsung melalui penjelasan teori di dalam kelas. Siswa kelas IX diajak memahami bahaya rokok melalui kegiatan praktik sederhana yang menunjukkan dampak asap rokok terhadap sistem pernapasan. Selasa (22/09)

Kegiatan praktik tersebut didampingi oleh Guru IPA, Reny Kurniasari, dengan melibatkan siswa secara langsung. Dalam praktiknya, siswa menyiapkan beberapa alat dan bahan, di antaranya rokok, botol yang telah diisi air, tisu, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Melalui rangkaian percobaan tersebut, siswa mengamati perubahan yang terjadi sebagai gambaran mengenai kandungan dan dampak asap rokok. Penggunaan botol dan tisu membantu siswa melihat secara lebih konkret bagaimana residu asap dapat meninggalkan bekas dan mengotori media yang digunakan dalam percobaan.

Guru IPA MTs Manbaul Falah Gerduren, Reny Kurniasari menjelaskan bahwa praktik ini bertujuan membantu siswa menghubungkan materi IPA dengan permasalahan kesehatan yang dapat mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui praktik ini, siswa tidak hanya mengetahui bahaya rokok secara teori, tetapi juga dapat mengamati secara langsung dampak asap rokok melalui percobaan sederhana,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Siswa mengamati proses percobaan, mencatat hasil pengamatan, kemudian mendiskusikan apa yang mereka lihat dan kaitannya dengan kesehatan organ pernapasan.

Pembelajaran berbasis praktik tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Siswa diarahkan untuk memahami bahwa asap rokok mengandung berbagai zat berbahaya dan bahwa paparan asap rokok dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan, termasuk bagi orang yang berada di sekitar perokok.

Melalui kegiatan ini, MTs Manbaul Falah Gerduren terus mendorong pembelajaran yang kontekstual, aktif, dan dekat dengan kehidupan siswa. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi pelajaran, tetapi juga dapat membentuk sikap sadar kesehatan serta kemampuan siswa dalam mengambil keputusan yang bertanggung jawab terhadap dirinya dan lingkungan.

Praktik bahaya rokok menjadi salah satu contoh bahwa pembelajaran IPA dapat dikemas secara menarik melalui pengalaman langsung, sehingga konsep yang dipelajari menjadi lebih mudah dipahami dan bermakna bagi siswa.